Sinar5news.com – Jakarta – Kementrian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) baru – baru ini menyelenggarakan Vaksinasi massal bagi para tokoh agama di Indonesia. Kegiatan tersebut diadakan di Masjid Istiqlal Jakarta pada Selasa (23/2/2021).
Dalam target yang dijadwalkan oleh pihak Kemenkes adalah sebanyak 5000 orang yang akan diselesaikan dalam kurun waktu 5 hingga 6 hari kedepan.
Dalam suksesnya acara yang digelar ini, tidak lepas dari beberapa peran penting seperti tenaga kesehatan dan Vaksinator yang terlibat merupakan kerja sama gabungan dari pihak TNI-POLRI, Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta, Kantor Kesehatan Pelabuhan, Rumah Sakit Vertikal Kemenkes, Poltekkes, dan Rumah Sakit Berbasis Keagamaan.
Proses pelaksanaan vaksinasi Sendiri dilakukan melalui 5 tahapan, diantaranya ialah tahapan pertama penerima vaksinasi menuju ke Meja 0 untuk verifikasi data, tahapan kedua dilanjutkan ke Meja 1 untuk pendaftaran, tahapan ketiga ke Meja 2 untuk skrining kesehatan, tahapan keempat ke Meja 3 vaksinasi, dan tahapan terakhir observasi.
Penyelenggaraan Vaksinasi yang digelar oleh pihak Kemenkes yang dituju kepada para tokoh agama ini menjadi salah satu prioritas program vaksinasi COVID-19. Beberapa dari peran para tokoh agama, baik Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu memiliki tugas yang langsung berhubungan dengan masyarakat dalam melakukan pembinaan keagamaan.
Sementara itu, vaksinasi COVID-19 ini sebagai upaya menjalin keberagaman dan kebersamaan bangsa Indonesia guna melawan pandemi COVID-19.
Diharapkan untuk kedepannya, gerakan vaksinasi yang sudah berjalan dengan baik ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi 34 Provinsi di Tanah air ini agar menjadi lebih baik.
Para kalangan pemuka agama merespon baik pelaksanaan kegiatan ini. Mereka mendukung penuh program vaksinasi COVID-19, karena hal ini merupakan wujud nyata dari upaya pemerintah untuk melindungi seluruh masyarakat Indonesia dan lekas agar pandemi ini cepat berakhir.
Hingga diakhir acara, proses vaksinasi yang berlangsung di Masjid Istiqlal pada hari ini berjalan dengan baik dan aman. Para peserta mengaku baik-baik saja, tidak merasakan gejala maupun reaksi tertentu usai proses penyuntikan. Hal ini membuktikan bahwa vaksin COVID-19 aman bagi kesehatan tubuh.


