Sinar5Newscom – Jawa barat – Dua hari terakhir jagat media dihebohkan dengan sebua vide amatir yang diambil salah seorang jama’ah pengajian terkait penusukan kepada salah seorang ulama Syeikh Ali Jaber. Dalam video pendek tersebut terlihat salah seorang laki-laki paruh baya berlari ke arah sang Ulama’ yang sedang mengisi pengajian.
Pemuda yang belum teridentifikasi identitasnya tersebut langsung diamankan oleh jama’ah yang sedang ramai mengikuti pengajian. Dalam video viral kedua terlihat pemuda tersebut babak belur dengan mulut berdarah akibat dipukul oleh jama’ah yang emosi dengan ulahnya. Akibat kejadian tersebut Syeikh Ali Jaber harus mendapatkan perawatan khusus dan mendapat beberapa jahitan pada luka tusukan tersebut.
Merespon kasus tersebut, ketua umum Pengurus Wilayah NW Jawa Barat, Dr. Jasmansyah, M.Pd mengecam kejadian tersebut sekaligus mendesak pihak berwajib untuk mengusut cepat dan tuntas motif dibalik serangan tersebut, termasuk dalang inetelektual dibelakangnya. “Kami minta pihak berwajib untuk mengusut pelaku termasuk kemungkinan adanya dalang intelektual dibaliknya.
Ulama’ kami sedang berjuang untuk ummat. Beliau sedang menghadiri pengajian sekaligus wisuda santri yang hafal Qur’an. Tolong, jangan ganggu ulama kami”. Demikian penjelasan Jasman melalui sambungan telepon kepada Sianar 5 News. Jasman menambahkan saat ini pemerintah dan masyarakat Indonesia sedang berjuang melawan Covid yang sudah berlangsung 6 bulan. “Pemerintah dan kita semua sedang berjuang melawan Covid 19. Jangan lagi ada kejadian serupa pada ulama dan juga panutan umat Islam. Apalagi Syeikh Ali Jaber adalah ulama kharismatik yang memiliki pendukung sangat banyak di Indonesia.” Pungkasnya.




