Jakarta – Bulan suci Ramadhan selalu menjadi momen istimewa untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Mengambil momentum mulia tersebut, SDN 13 Pisangan Timur kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam pendidikan agama Islam dengan menggelar kegiatan Pesantren Kilat (Sanlat) Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026 Masehi.
Hebatnya, tradisi positif ini bukan hal baru. Pihak sekolah telah konsisten mempertahankan kegiatan Sanlat ini selama empat tahun berturut-turut sebagai bentuk perhatian ekstra terhadap pendidikan karakter dan agama peserta didiknya.
Untuk memastikan kualitas pembelajaran yang maksimal, acara Sanlat tahun ini diisi langsung oleh 9 mentor pilihan. Para mentor ini merupakan tenaga pengajar yang sudah memiliki kualifikasi mumpuni di bidang agama, khususnya dalam ilmu Al-Qur’an.
Bersama para mentor, para siswa diajak untuk tidak sekadar membaca, tetapi juga memahami ilmu terkait Al-Qur’an. Materi yang diajarkan sangat komprehensif, mulai dari pengenalan huruf, cara baca yang benar, penerapan ilmu tajwid, hingga teknik membaca tartil (perlahan dan jelas).

Menariknya, melihat jalannya kegiatan pada Ramadhan kali ini, pendekatan yang digunakan tidak hanya berpusat pada aspek teknis atau teori. Sanlat di SDN 13 Pisangan Timur juga didesain untuk memberikan motivasi dan dorongan psikologis kepada anak-anak. Tujuan utamanya adalah menanamkan rasa cinta yang mendalam terhadap Al-Qur’an di dalam diri peserta didik. Pihak sekolah ingin para siswa merasa lebih dekat dengan agamanya dan memiliki kesadaran sendiri untuk terus berinteraksi dengan kitab sucinya.
Melihat dedikasi yang luar biasa ini, tidak berlebihan rasanya jika SDN 13 Pisangan Timur disebut sebagai salah satu Sekolah Dasar Negeri yang memiliki perhatian istimewa terhadap pendidikan agama.
Melalui kegiatan pembiasaan seperti Sanlat Ramadhan ini, terselip sebuah doa dan harapan besar, berharap agar para alumni yang tamat dari SD ini kelak tumbuh menjadi generasi unggul yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan spiritual dan kecintaan yang tinggi terhadap Al-Qur’an di manapun mereka berada.


