Sinar5news.com – Jakarta – Ditengah melandanya wabah Corona yang kini telah menjadi tatanan baru atau yang biasa disebut New Normal, Yayasan Mi’Rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta saat ini tengah melaksanakan kegiatan MPLS terhadap para calon peserta didik dimulai dari lembaga TK hingga ke jenjang SMA.
MPLS yang dilakukan beraneka ragam sesuai arahan dari lembaga masing-masing tanpa bertatap muka. Dalam momen kegiatan ini, tim Sinar5 berkesempatan langsung mewawancara Ustad Sarbini S.Pd selaku Ketua panitia Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020-2021.
Beliau menjelaskan mengenai laporan PPDB tahun ini berjalan dengan lancar dan sesuai apa yang diprogramkan para panitia. “Bersyukur Alhamdulillah ,dari Laporan PPDB tahun ini berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan keinginan yang kita programkan dan tanpa adanya kendala sedikit pun”. Ucap Ustad Sarbini kepada tim Sinar5 dalam wawancara eksklusif tersebut.
Selama berlangsungnya PPDB yang sudah dibuka sejak bulan April lalu, ada beberapa langkah yang diambil ditengah meluasnya virus corona ini selama pelaksanaan PPDB yang sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.
Langkat tersebut yakni dengan Mengutamakan kesehatan para calon peserta didik yang datang dengan menganjurkannya untuk cuci tangan ditempat yang telah disediakan, melakukan pengecekan suhu tubuh, memakai masker serta menerapkan Pysical distancing sebagaimana arahan yang dianjurkan oleh pemerintah dalam hal memutus mata rantai penyebaran virus corona.
Meski dalam situasi Pandemi Covid-19 saat ini, jumlah para calon peserta didik baru tidak menurun.
” untuk jumlah peserta yang daftar ,Alhamdulillah masih normal saja meski tengah dalam situasi Pandemi.” Ungkap Ustad Sarbini.

Selain itu, sosialisasi yang dilakukan pun dilakukan dengan dua cara. Untuk cara pertama melalui sistem online, seperti halnya melalui facebook, whats app ,ig dan beberapa aplikasi lain sebagai bentuk ajakan dan promosi untuk memperkenalkan Yayasan Mi’Rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta yang terdiri dari berbagai lembaga kepada masyarakat luas.
Untuk cara yang kedua bisa datang langsung ke lokasi pendaftaran. Di lokasi sudah ada petugas yang siap menerima dan mendata para calon peserta didik baru.
“Untuk menjaring beberapa siswa di situasi seperti sekarang ini, kita menggunakan dua cara ,online dan datang langsung ke lokasi”. Ucap Ustad Sarbini kepada Reporter Sinar5.
Untuk sistem MPLS nantinya akan terus dilakukan melalui daring. Hal ini sesuai instruksi pemerintah guna lebih memastikan keselamatan para calon peserta didik di kegiatan MPLS ini.
Mengenai informasi PPDB , beliau menjelaskan bahwa pendaftaran akan terus dibuka hingga bulan oktober mendatang. Jadi untuk para siswa ataupun siswi yang ingin bersekolah tidak sungkan bergabung di Yayasan Mi’Rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta.
Di penghujung wawancara, beliau menyampaikan pesannya kepada calon peserta didik dapat mengikuti kegiatan pembelajaran ini baik melalui sistem daring maupun lainnya.
” Saya sangat berharap kepada para peserta didik baru agar dapat mengikutinya pelajaran-pelajarannya dengan baik agar dapat ilmu yang bermanfaat dunia dan akhirat.” Ujar Ustad Sarbini.




