Sinar5news.com – JAKARTA – Suasana penuh keberkahan menyelimuti Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta pada momen Ramadan kali ini. Ikatan Alumni Nahdlatul Wathan (IANW) sukses menggelar acara Buka Puasa Bersama sekaligus santunan bagi yatim piatu dan kaum dhuafa.
Acara yang digagas oleh para alumni ini terasa semakin istimewa dengan kehadiran Lurah Rawa Terate, Zainuddin, yang ternyata memiliki kedekatan historis dengan lembaga ini. Zainuddin diketahui merupakan bagian dari keluarga besar Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (IPNW).
Ketua Panitia Pelaksana, Meigovic, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi antar-alumni sekaligus menjalankan misi sosial di bulan suci. Tercatat sebanyak 150 anak yatim piatu dan kaum dhuafa menerima santunan dalam kesempatan tersebut.

“Kami ingin kehadiran alumni memberikan dampak langsung bagi lingkungan pondok. Melalui kolaborasi ini, alhamdulillah sekitar 150 saudara kita dari kalangan yatim dan dhuafa dapat merasakan kebahagiaan bersama,” ujar Meigovic di sela-sela acara.
Apresiasi dari Kelurahan Rawa Terate
Dalam sambutannya, Lurah Rawa Terate, Zainuddin, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif yang dilakukan oleh IANW. Sebagai alumni yang pernah berproses di IPNW, ia mengaku bangga melihat regenerasi alumni yang tetap peduli pada nilai-nilai sosial dan keagamaan.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu pemerintah dalam memperhatikan kesejahteraan warga, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa di wilayah Rawa Terate dan sekitarnya. Ini adalah bentuk pengabdian nyata dari alumni Nahdlatul Wathan untuk masyarakat,” tutur Zainuddin.
Acara dimulai dengan pembacaan doa dan sholawat khas Nahdlatul Wathan, dilanjutkan dengan pemberian santunan secara simbolis kepada perwakilan anak yatim. Menjelang waktu berbuka, suasana hangat menyelimuti saat para tokoh, alumni, dan para santri duduk bersama menikmati hidangan buka puasa.
Kehadiran sosok pimpinan wilayah yang juga berlatar belakang kader Nahdlatul Wathan diharapkan dapat memotivasi para santri yang masih belajar di pondok untuk terus berprestasi dan berkontribusi bagi bangsa di masa depan.




