Sinar5news- Palembang- Masyarakat desa yang terdampak oleh perkebunan sejatinya memberikan warna dampak/impek untuk kemajuan desa dan masyarakat sekitar baik dari segi imprastruktur, ekonomi. Pendidikan, kesehatan sosial budaya. Inilah yang diharapkan warga sekitar dan pemerintah daerah kala itu. Sehingga, kedua PT. kKST dan PT. Elap diberikan ruang dan tempat masuk menggarap perkebunan sawit di wilayah desa Landur, desa Mangilan, desa Batu Cawang, desa Gunung Meraksa Baru, Kecamatan Pendopo. Dengan luas lahan lahan 50.000 hektar.
Terkait pelanggaran kesepakatan MoU yang telah dibangun bersama tokoh muda nasional asal kabupaten Empat Lawang Zulfikar angkat suara; ” PT. Perkebunan sawit KKST dan PT. Elap di Kabupaten Empat Lawang Sumatra Selatan Kec. Pendopo berdiri sejak tahun 2007 – 2008 sampai saat ini tidak memenuhi perjanjian MoU dengan masyrakat setempat terkait Pelasma dan hak masrakat desa tidak ditepati baik untuk hak desa maupun untuk waega masrakat yang mendiami desa sekitar. Padahal sejak awal masuknya kedua PT. tersebut sudah ada kesepakatan perjanjian antara perusahaan dan pemerintah daerah pada masa itu yang sampai saat ini perusahaan tidak merealisasikan hak konsensi masrakat dan desa sekitar.
Atas pelanggaran kewajiban PT. Perkebunan tersebut, kata Zulfikar harus ada ketegasan dari pihak pemerintah baik desa maupun daerah untuk membawa melaporkan PT. Ini ke pihak yang berwenang kejaksaan setempat. Diharapkan balai desa yang terkena perkebunan ini aktif menyuarakan hak warga sekitar. Rakyat harus bersatu melawan penindasan. Kita negara hukum. Amanat presiden Prabowo jelas sapu bersih terhadap oknum yang melawan menindas rakyat. Jelas beliau pada media.
Kejadian semacam ini tidak boleh terjadi di republik NKRI ini, karena penindasan pejajahan di atas bumi harus dihapuskan demikian manat UUD’45. Momentum kemerdekaan ini hal hal rakyat harus dikembalikan. Terhadap PT yang lalai baik senagaja maupun tidak harus bertanggung jawab atas kerjasama kesepakatan yang sudah dibangun bersama untuk kehidupan yang lebih adil di atas bumi Pertiwi.
Melalui prakarsa Zulfikar mantan calon legislatif partai PPP ini warga merasakan hadirnya seorang pemimpin yang dapat mengayomi dan memperjuangkan aspirasi warga yang sudah sangat lama dizolimi di bumi tanah kelahirannya sendiri.
” Pemerintah pusat dalam hal ini presiden Prabowo harus turun tangan agar rakyat merasakan hadirnya negara terhadap penjajahan yang dialami masyarakat warga di Kec. Pendopo Empat Lawang ini”. Himbaun beliau. 10/8/25. (Sm)




