Sinar5news.com Sikap optimis adalah sikap hati penuh dengan keyakinan bahwa segala sesuatu yang diharapkan (cita-citakan) dapat tercapai dengan hasil yang terbaik.
Ketahuilah bahwa hidup di dunia dimanapun dan kapanpun pasti ada tantangannya. Diantara tantangannya adalah adanya kesulitan, hambatan dan masalah senantiasa datang silih berganti mewarnai kehidupan.
Itulah romantika dalam kehidupan, tidak ada yang hidup dalam keadaan mudah terus atau tidak ada yang hidup dalam keadaan susah terus. Setiap pekerjaan apapun selalu ada tantanganya. Semakin tinggi target yang ingin dicapai, semakin besar pula tantangannya. Disinilah peran penting rasa optimis dibangun dalam menghadapi seberat apapun tantangan itu.
Dengan optimis kita akan tegar dan tangguh menghadapi apapun bentuk tantangannya. Tidak mudah berputus asa, tidak mudah menyerah. Semua dihadapi dengan penuh sabar dan semangat.
Orang yang selalu optimis tidak mengenal kata gagal dalam hidup. Terus berjuang dan berusaha sungguh-sungguh mencapai tujuan yang dicita-citakan. Seluruh daya dan upaya dikerahkan secara maksimal, tidak pernah mengeluh, tidak pernah berkecil hati dan tidak pernah minder. Yang ada dalam hati dan pikirannya, “saya pasti bisa, saya pasti mampu, saya pasti berhasil” menghadapi seberat apapun tantangan itu.
Lihatlah fakta membuktikan bahwa orang-orang yang selalu optimis pada akhirnya berhasil mencapai puncak karir yang mengagumkan. Ada orang mengawali karirnya dari level yang paling bawah seperti OB (Office Boy) pada sebuah perusahaan/kantor. Dijalani tugas-tugasnya dengan disiplin, rapi dan tanggung jawab. Setiap kali bertemu dengan atasannya ada harapan suatu saat karirnya bisa menjadi orang nomor satu di perusahaan tersebut.
Sembari bekerja terus menyempatkan diri belajar menimba ilmu dengan melanjutkan kuliah dan mengikuti kursus-kursus/pelatihan tanpa mengenal lelah. Sehingga pada akhirnya dengan kinerja yang baik dan sikap optimis yang mantap, karirnya terus meningkat akhirnya mampu menduduki posisi penting sebagai orang nomor satu di perusahaan tersebut.
Inilah buah optimis yang luar biasa, bisa jadi orang cacat banyak yang berprestasi mengalahkan orang yang berbadan normal. Kita pernah melihat ada orang buta dan lumpuh hafal Al Quran, ada orang cacat juara olimpiade renang, lari dan lain-lain. Ada orang tidak punya tangan pandai melukis dengan kaki atau giginya.
Bagi siapapun yang berusaha sungguh-sungguh dan menghadapi segala tantangan dengan penuh optimis, maka akan mendapatkan berbagai kemudahan dan hasil yang sangat memuaskan. (Al Insyirah 5-6).
Semoga uraian hikmah hari ini, menjadi penyemangat untuk selalu bersikap optimis dalam menghadapi seberat apapun tantangan demi tercapainya harapan dan cita-cita. Aamiin.
Jakarta, 16 Rabiul Awal 1441 H/14 November 2019 M



