Sinar5news.com – HIMMAH NWDI Merupakan Singkatan dari Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah. Secara etimologi Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah diambil dari empat kata bahasa arab yakni Nahdlah, Al-Wathan, Ad-din dan Al-Islam. Empat kata itu secara fundamental diartikan sebagai pergerakan tanah air berlandaskan agama islam. Dalam konteks HIMMAH NWDI, frasa ini mungkin merujuk pada misi organisasi untuk menghidupkan kembali nilai-nilai Islam di wilayah tertentu dan memperbarui semangat keagamaan di kalangan pemuda.
HIMMAH NWDI didirikan pada hari Ahad, tanggal 5 Juni 1966 di Pancor Lombok Timur, oleh pahlawan nasional asal NTB, TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid dengan berasaskan Islam Ahlusunnah Waljama’ah Ala Mazhabil Imamy Syafi’i RA dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid mengambil kata HIMMAH dari Frase “Himmaturrijal Tahdumul Jibal”. Makna dari frase ini adalah “semangat para pemuda meruntuhkan gunung-gunung”. Frase ini sering kali digunakan untuk menggambarkan semangat, tekad, dan keberanian para pemuda dalam menghadapi tantangan besar atau mengatasi hambatan yang sulit. Ini menggambarkan keyakinan akan kekuatan dan kemampuan pemuda untuk meraih tujuan yang dianggap sulit atau bahkan tidak mungkin.
HIMMAH NWDI merupakan sebuah wadah yang memayungi semangat, keberanian, dan dedikasi pemuda Muslim dalam mengejar pengetahuan, kebenaran, serta kesejahteraan umat. Dengan akar yang mendalam dalam tradisi Islam, HIMMAH NWDI menjadi jembatan bagi para pemuda untuk bersatu dalam ikatan keislaman, menguatkan hubungan dengan Allah, dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat yang lebih baik.
Dalam panggung HIMMAH, setiap pemuda menemukan kekuatan untuk mengejar ilmu pengetahuan dan memahami ajaran Islam dengan lebih dalam. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan seperti pengajian, kajian Islam, dan diskusi yang memperkaya pemahaman mereka tentang agama serta dunia sekitar.
Namun, HIMMAH bukan hanya tentang mengejar ilmu pengetahuan semata. Di sini, pemuda Muslim juga membangun jaringan solidaritas, saling mendukung, dan bersinergi dalam menjawab panggilan agama. Mereka terlibat dalam berbagai kegiatan sosial, bakti kepada masyarakat, dan dakwah yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Lebih dari sekadar sebuah organisasi, HIMMAH adalah cermin semangat juang dan dedikasi para pemuda Muslim dalam menjadikan Islam sebagai pedoman hidup. Mereka berdiri kokoh, dengan tekad yang bulat, siap meruntuhkan segala rintangan yang menghadang dalam perjalanan mereka menuju kebaikan dan kebenaran.
Dalam perjalanan panjang menuju kesempurnaan, HIMMAH terus mengalir seperti sungai yang tak pernah berhenti. Setiap pemuda Muslim yang tergabung di dalamnya menjadi bagian dari satu gerakan besar yang membawa cahaya dan harapan bagi umat, dengan hati yang penuh dengan HIMMAH, semangat yang membara untuk menjalani hidup sesuai dengan ajaran Islam.
*Penulis: Toni Jagat Galih (Kader HIMMAH NWDI Sawangan Depok)*



