MENTADABBURI MAKNA KATA “SUAMI” UNTUK MEMBANGUN RUMAH TANGGA PENUH BAHAGIA

MENTADABBURI MAKNA KATA “SUAMI” UNTUK MEMBANGUN RUMAH TANGGA PENUH BAHAGIA

Tentu yang namanya berumah tangga tidak cukup hidup hanya bermodalkan cinta, tapi harus ditunjang dengan harta yang cukup demi memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti biaya makan minum, biaya sekolah, biaya perbaikan rumah, biaya anak sakit dan lain-lain.

Sebesar apapun cinta yang selama ini membara di dalam jiwa, jika tidak didukung dengan harta/rizki yang cukup, maka dikhawatirkan lama kelamaan rasa cinta itu akan pudar.

Ketiga huruf “A” maknanya, “Akan selalu mencintai dan menyayangi

Sebagai seorang suami yang setia dan baik hati, akan selalu menjaga cinta dan sayang yang sudah bersemi di dalam hati. Makin bertambah usia perkawinan, maka makin besar pula rasa cinta dan sayang kepada istrinya.

Diantara upaya untuk terus menambah rasa cinta dan sayang, dari bibir sang suami selalu mengucapkan kata-kata cinta dan sayang dalam berbagai kesempatan yang memungkinkan seperti ketika dalam keadaan santai berdua di kamar atau ketika mau berangkat bekerja.

Seorang suami yang selalu menyempatkan untuk selalu mengungkapkan kata cinta dan sayang, niscaya akan merasakan betapa bahagia dan nikmat berumah tangga. Tentu ungkapan cinta dan sayang benar-benar muncul dari hati yang paling dalam, bukan kepura-puraan yang bersifat semu. Kalau ini yang dilakukan, maka tidak akan terbangun dengan kokoh dan langgeng rumah tangganya. Cepat atau lambat rumah tangganya akan ambruk, karena kebahagiaan yang hakiki itu tidak mungkin terbangun dari kepalsuan cinta yang semu.

Keempat huruf “M”, maknanya “Mudah memaafkan”

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA