Sinar5news.com -Jakarta Selatan-Memperingati perayaan Maulid Nabi Muhammad Saw. Kembali digelar di pondok pesantren Almusyarrofah Annawawi jln.Muhtar Raya Petukangan Utara. Tradisi Islam Nusantara yang selalu meriah diadakan di bumi merah putih buminya para wali ini. Setelah dua tahun hampir kosong dengan kegiatan yang mengumpulkan banyak ummat dalam suatu tempat. Akibat aturan yang harus menghindari kerumunan.
Pada hari ini Selasa, 20/10 setelah warga mendapatkan suntikan vaksin dimana warga DKI hampir sudah selesai di vaksin di semua tingkatan kecuali mereka yang menurut medis belum diperbolehkan karena alasan kesehatan.
Dengan tetap mengacu pada prokes yang ketat. Perayaan berjalan sangat meriah. Dihadiri oleh bapak lurah, Ormas Pejabat, Malodia, NWDI, semua santri, warga masyarakat dan seluruh guru dan karyawan dilingkungan pondok pesantren Almusyarrofah Annawawi. Dengan pencermah KH. Munahar Muhtar Ket.MUI DKI dan Habib Syafiq.
Acara diawali dengan selawatan bersama membacakan berzanji/Burdah qosidah ala pesantren menggema menyejukkan hati mengingatkan akan keagungan kelahiran sang Baginda Rasulullah dengan cahaya dan asbab kehadiran beliau maka jagat raya dan isinya ikut diciptakan oleh Allah swt. Suri tauladan kehidupan yang dipuji langsung oleh yang Maha karena keagungan Budi kemuliaan akhlaknya dalam seluruh tindakan kehidupan. Sehingga ingin selamat dunia terlibih akherat hendaklah mengikuti cara hidup yang sudah beliau contohkan dalam tindakan dan perilaku.
Pantas kemudian kedatangan kelahiran kanjeng Rasulullah Muhammad Saw. Selalu diperingati oleh ummat muslim di dunia terkhusus ummat Muslim Indonesia yang senantiasa dipenuhi jamaah kaum muslimin/mat besar kecil maupun tua. mereka selalu rame menghadiri perayaan maulid dimanapun baik di sudut kota maupun di pelosok desa. Dari langgar sampai masjid besar semua merayakan hanyut berselawat penuh cinta Kerinduan yang tak terhingga tak bisa diurai dengan bahasa dan kata.
Dalam sambutannya Ketua dewan Pembina Yayasan sekaligus pengasuh pondok pesantren KH. Ahmad Nawawi, ” Sukur bapak ibu kembali kita bisa bersama berkumpul seperti semula, berjamaah merapatkan barisan dapat melaksanakan acara Maulid berselawat bersama mendoakan bangsa smg wabah di tanah Nusantara bahkan dunia musnah dan kita kembali hidup normal tanpa masker, dilancarkan dalam semua urusan. Amien yra. Sudah dua tahun anak² kita harus pegang HP belajar lewat HP akhirnya ibu dan anak jadi ikut sama² belajar. Bagus jadi pinter semua”. Ungkapnya.
Lanjut beliau “Disini kita akan terus kembangkan pondok bahkan mimpi besar kita akan kita bangun di Sukabumi, pondok sudah ada tanah wakaf disana 10 H, jadi ayo yang mau beramal berinfaq kita sudah siapkan wadah beramalnya”. Pungkas beliau.
Suasana peringatan maulid sangat meriah penuh kesukuran. “akan lebih dahsyat jika ke depan semua yang bertugas dari kalangan santri sebagai cara kaderisasi mempersiapkan generasi yg lebih unggul, sehingga bakat minat santri dapat diasah untuk bekal dikemudian hari”. Demikian ungkap wali santri yang ikut hadir.(bil)




