Momen Bahagia dan Penuh Berkah, Lamaran Agung Pranata dan Sekar Ratih Nirmalasari Resmi Diterima di Mustika Jaya Bekasi

Momen Bahagia dan Penuh Berkah, Lamaran Agung Pranata dan Sekar Ratih Nirmalasari Resmi Diterima di Mustika Jaya Bekasi

Momen Bahagia dan Penuh Berkah, Lamaran Agung Pranata dan Sekar Ratih Nirmalasari Resmi Diterima di Mustika Jaya Bekasi

BEKASI, SINAR 5 NEWS – Suasana khidmat, kehangatan kekeluargaan, serta kebahagiaan mendalam menyelimuti kediaman keluarga besar calon pengantin wanita di Kampung Babakan RT 03 RW 03, Kelurahan Mustika Sari, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, pada Ahad (13/09/2026). Pada hari yang penuh berkah tersebut, berlangsung prosesi permohonan lamaran (khitbah) secara resmi antara Agung Pranata (bin Bapak Ibrahim) dengan Sekar Ratih Nirmalasari (binti Almarhum Bapak Sumaryoto).

Rangkaian acara yang dipandu oleh pembawa acara ini dihadiri oleh pimpinan dan tokoh masyarakat setempat, keluarga besar dari Aceh dan Medan (pihak pria), serta keluarga besar asal Boyolali, Jawa Tengah (pihak wanita).

Pembukaan dan Doa Khusyuk oleh Ustadz Carnaka

Acara diawali pada pukul 10.30 WIB dengan pembacaan basmalah secara bersama-sama. Guna memohon ridho dan kelancaran dari Allah SWT, acara dilanjutkan dengan doa pembuka dan tawasul yang dipimpin oleh Ustadz Carnaka.

Dalam mukadimah doanya, Ustadz Carnaka memanjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT atas nikmat kesehatan dan kesempatan sehingga kedua keluarga besar dapat berkumpul dalam suasana penuh kebahagiaan. Secara khusus, beliau mengajak seluruh hadirin membaca Surah Al-Fatihah dan memanjatkan doa untuk almarhum orang tua calon pengantin wanita, Almarhum Bapak Sumaryoto.

“Semoga melalui panjatan doa-doa kita dan pembacaan ummul Qur’an, acara pada hari ini senantiasa diberikan keberkahan, serta almarhum Bapak Sumaryoto diberikan rahmat dan ampunan oleh Allah SWT,” tutur Ustadz Carnaka dalam doanya.

Penyampaian Maksud Lamaran oleh Ustadz Marolah Abu Akrom, S.Ag., M.M. (Ust. Amrullah)

Memasuki acara inti pada pukul 10.45 WIB, Ustadz Marolah Abu Akrom, S.Ag., M.M. (Ust. Amrullah) tampil memberikan sambutan mewakili orang tua calon pengantin pria, Bapak Ibrahim dan Ibu Tufirah, yang berhalangan hadir langsung karena kendala jarak dan geografis dari Aceh.

Keluarga besar calon mempelai wanita menjadi saksi atas suksesnya lamaran dan mendorong untuk melangsingkan akad nikah sesuai dengan kesepakatan keluarga besar kedua mempelai

Dalam penyampaiannya yang lugas namun diselingi kehangatan humor khas keakraban, Ustadz Abu Akrom menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan rombongan keluarga pria:

  1. Silaturahmi Keimanan: Menjalin dan mempererat tali silaturahmi antar sesama muslim walaupun berasal dari daerah dan suku yang berbeda (Aceh/Medan dan Jawa).

  2. Permohonan Khitbah: Mengingat Mas Agung Pranata telah mantap untuk menjadikan Mbak Sekar Ratih Nirmalasari sebagai pasangan hidup sejati sepanjang masa, pihak keluarga pria dengan rendah hati memohon izin dan restu dari keluarga besar wanita.

  3. Penyerahan Tanda Keseriusan: Menyerahkan barang hantaran ala kadarnya sebagai simbol keseriusan dan niat tulus untuk melamar.

  4. Nasihat Memelihara Komitmen: Beliau berpesan agar setelah lamaran ini diterima, kedua calon pengantin dapat saling menjaga adab, memantapkan niat menuju akad nikah, dan fokus pada satu tujuan tanpa terpengaruh godaan.

“Kedatangan kami disambut dengan sangat ramah dan hangat sejak awal, didahului dengan doa-doa yang baik. Harapan kita bersama, semoga niat tulus Mas Agung untuk mengkhitbah Mbak Sekar diridhoi, dipermudah jalannya menuju akad nikah, serta kelak dijadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” ujar Ustadz Abu Akrom.

Penerimaan dari Pihak Wanita dan Jawaban Langsung Sekar Ratih Nirmalasari

Mewakili keluarga besar Almarhum Bapak Sumaryoto, sambutan penerimaan disampaikan oleh pakde calon pengantin wanita, Bapak Suhartono. Beliau menyambut kedatangan rombongan keluarga pria dengan ucapan terima kasih dan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun jamuan.

Sebagai pengenal silsilah, Bapak Suhartono menjelaskan asal-usul keluarga besar Almarhum Mbah Kosnan dari Boyolali, Jawa Tengah, yang memiliki enam bersaudara merantau di Bekasi.

Wartawan media SinarLIMA beserta keluarga besar calon mempelai pria ikut serta mengabadikan momen special ini

Sebelum memberikan keputusan resmi, Bapak Suhartono memanggil langsung keponakannya, Sekar Ratih Nirmalasari, untuk menanyakan keputusannya tanpa ada unsur paksaan.

Di hadapan seluruh keluarga besar dan para saksi, Sekar Ratih Nirmalasari menyampaikan jawabannya secara tegas dan bergetar haru:

“Bismillahirrahmanirrahim. Atas izin Allah Subhanahu wa Ta’ala, dengan restu Mama yang mewakili almarhum Bapak beserta keluarga besar, insya Allah Sekar menerima lamaran dari Mas Agung Pranata,” ucap Sekar.

Jawaban tersebut langsung disambut rasa syukur dan ucapan “Alhamdulillah” secara serentak oleh seluruh hadirin.

Sambutan Pengurus Lingkungan oleh Bapak RT Rojali

Ketua RT setempat, Bapak RT Rojali, turut memberikan sambutan selaku pengurus lingkungan Kampung Babakan. Beliau menyatakan kebahagiaannya atas terselenggaranya acara lamaran dua warganya dan mengucapkan selamat datang kepada rombongan keluarga pria. Beliau berharap silaturahmi ini terus terjalin erat hingga hari pernikahan.

Prosesi Penyerahan Cincin dan Cerita Singkat Pertemuan

Setelah lamaran resmi diterima, acara dilanjutkan dengan penyerahan dan pemasangan cincin tunangan. Penyerahan cincin mewakili pihak pria diwakilkan oleh sepupu calon mempelai pria, Ibu Elita, kepada Mbak Sekar.

Sambil sesi foto perhiasan dan kebersamaan berlangsung, kedua calon mempelai sempat berbagi cerita singkat mengenai awal mula pertemuan mereka. Sekar menceritakan bahwa mereka telah saling mengenal sekitar satu tahun yang lalu di Jakarta dan berkomitmen serius. Sekar yang berkarakter lebih aktif dan Mas Agung yang tenang/introvert saling melengkapi satu sama lain.

Musyawarah Rencana Pernikahan: Disepakati Kamis, 4 Februari 2027

Memasuki sesi ramah tamah pada pukul 11.15 WIB, kedua keluarga berdiskusi mengenai penentuan tanggal pernikahan dan adat yang digunakan.

Berdasarkan hasil rembuk keluarga besar dan perhitungan adat Jawa (Solo) dari pihak wanita, disepakati bahwa akad nikah insya Allah akan dilaksanakan pada:

  • Hari/Tanggal: Kamis, 4 Februari 2027 (Menjelang bulan suci Ramadhan 1448 H).

  • Adat: Menggunakan kombinasi tata cara dan adat Jawa.

Rangkaian acara lamaran diakhiri pada pukul 12.15 WIB dengan pembacaan doa penutup oleh Ustadz Carnaka, dilanjutkan dengan sesi foto keluarga besar serta santap siang bersama. (Amr/Red)

Dokumentasi dan tayangan video lengkap momen kebahagiaan lamaran ini dapat disaksikan melalui kanal YouTube Abu Akrom Channel pada pranala berikut:

https://youtube.com/watch?v=WaCFa9SD

DATA PENULIS

  • Nama: Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM (Ust. Amrullah)

  • Profesi: Jurnalis Sinar5News.com & Guru BK (SMP NW/Lab Jakarta)

  • Dakwah: Khatib Jum’at DKI Jakarta & Bekasi, Penulis Naskah Khutbah Nasional.

  • Spesialisasi: Penggagas Metode Al Akrom (5 Jam Bisa Baca Al-Qur’an) & Pengajar Tahsin/Tafsir, Seorang Qari’ yang menguasai Tilawah Al-Qur’an 

  • Karya: Penulis 30 buku & Pencipta 13 album lagu religi.

  • Media: YouTube: Abu Akrom Channel & SinarLIMA TV

  • Kontak: 0878-8727-0732

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA