NW Adalah Milik Kita Dalam Pandangan Samianto Athohar Jurnalis Sinar5news.Com

NW Adalah Milik Kita Dalam Pandangan Samianto Athohar Jurnalis Sinar5news.Com

Dalam konteks sosiologis dan praktek sosial, ternyata selama ini, kepatuhan dan ketundukan terhadap perintah sang guru tidak lagi ada dipermukaan bahkan hanyalah life services. Terbukti turun dijalan demonstrasi yang terang-terang sudah dilarang masih tetap dilanggar. Fenomena ini sudah amat sangat jauh keluar dari tradisi ke NW-an yang selalu didengungkan. 

Sejatinya, jikalau kita coba kembali membuka wasiat renungan masa, tidak satupun kata apalagi kalimat yang membenarkan tindakan anarkis. turun ke jalan, merusak dan mengganggu ketertiban umum. Anehnya lagi, sampai berani menyegel institusi negara yang bernama Menkumham. Tentu kita tidak mau di cap organisasi yg melawan negara dan merah putih. Yang mana, pemerintah sedang disibukkan oleh beberapa organisasi yang keluar dari ajaran dan nilai tradisi budaya kita Pancasila.

NW berdiri sebagai pelopor pendidikan, pergerakan kebangkitan bangsa. karena, kemajuan suatu kaum daerah bangsa adalah harus melalui pendidikan yang berkarakter berdasarkan quran hadits. Perjuangan NW sudah dimulai pendirinya dengan membangun sekolah yang bertebaran diseluruh pelosok tanah seribu menara.  Alhamdulillah sekarang sudah menjamah nusantara. Semua ini dilakukan oleh masyarakat luas, jamaah bergotong royong, bahu membahu, menyumbangkan apa yang mereka bisa lakukan. Baik pikiran, tenaga, mengumpulkan batu bata sebagai pondasi. Melontar beberapa keping logam atau lembaran rupiah yang terselip di saku, Mewakafkan tanah untuk menghadirkan bangunan madrasah yang bernama NW.

Artinya, NW ini bukan dimiliki oleh anda dan saya tapi NW adalah milik kita, milik ummat. Yang harus kita jaga bersama, pelihara bersama, rawat bersama, isi dan rawat bersama, anak cucu kita. Ini adalah warisan Maha guru kepada ummat untuk kita jaga keberlansungannya.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA