Cinta Allah dan Rasul-Nya
Dalam satu riwayat, Anas berkata
Saat keluar masjid bersama Nabi
Ada seseorang bertanya
Dengan sikap penuh meghormati
Pertanyaannya singkat penuh makna
Dan banyak mengandung hikmah
Tentang kapan kiamat dia bertanya
“Apa persiapanmu” tanya Rasulullah
Diam sejenak si penanya
Ia berusaha menenangkan diri
Selanjutnya dia berkata
Dengan suara menggetarkan hati
Ya Rasul, saya tak mempersiapkannya
Hatinya seperti bingung dan gelisah
Akhirnya ia lanjutkan tuk berkata
Saya tak banyak sholat shaum dan sedekah
Rasul diam menunggu kata lanjutan
Hanya saya cinta Allah dan rasul-Nya
Ungkapan yang tulus namun berkesan
Karena berisi keagungan cinta
Rasul menjawab sambil memandang
Engkau bersama orang yang kau cinta
Sipenanya luar biasa senang
Mendengar jawaban yang dia pinta
Surat Ali Imron silahkan dibaca
Tepatnya di ayat tiga puluh Satu
Bila benar Allah kita cinta
Barsabda Rasul “ Ikuti aku”
Rasul kita ikuti dan taati
Niscaya Allah kan cinta kita
Dosa dan kesalahan diampuni
Jannatun na’im tentu balasannya
قُلْ إِنْ كُنْتُمْ تُحِبُّونَ اللَّهَ فَاتَّبِعُونِي يُحْبِبْكُمُ اللَّهُ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَاللَّهُ غَفُورٌ رَحِيمٌ
Katakanlah: “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu”. Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang (Q.S Ali Imran:31)
Anas bin Malik RA mengatakan, ketika aku dan Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam keluar dari masjid, kami menemui seseorang di gerbang masjid dan ia bertanya;
يَا رَسُولَ اللَّهِ مَتَى السَّاعَةُ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا أَعْدَدْتَ لَهَا فَكَأَنَّ الرَّجُلَ اسْتَكَانَ ثُمَّ قَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا أَعْدَدْتُ لَهَا كَبِيرَ صِيَامٍ وَلَا صَلَاةٍ وَلَا صَدَقَةٍ وَلَكِنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ قَالَ أَنْتَ مَعَ مَنْ أَحْبَبْتَ
“Ya Rasulullah, kapan hari kiamat tiba? ‘ Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menjawab; apa yang telah kau persiapkan? Rupanya orang tadi berusaha menenangkan diri lantas mengatakan; ‘Ya Rasulullah, saya tidak mempersiapkannya dengan banyak puasa, banyak shalat dan banyak sedekah, hanya aku cinta Allah dan rasul-NYA, ‘ maka Nabi bersabda; ‘Engkau bersama orang yang kau cintai”. (Shahih Bukhari No: 6620)
*Salam Bahagia dari Ahmad Rusdi,* 100902020.




