Sinar5news.com – Mataram – Kegiatan Pelatihan Multimedia Angkatan II Kementerian Agama Kota Mataram secara resmi dibuka langsung oleh Kepala Balai Diklat Keagamaan Denpasar H. Suyatno, Lc..M.Si melalui saluran Zoom Meeting, Selasa (05/03/2024).
Dalam pengarahannya ia mengingatkan kepada seluruh peserta untuk memanfaatkan kesempatan pelatihan ini sebagai wadah untuk meningkatkan kompetensinya sebagai pendidik.
“Saya kira ini kesempatan yang bagus untuk dipergunakan oleh bapak ibu guru peserta pelatihan dalam rangka peningkatan kompetensinya sebagai pendidik”, ucap Suyatno.
Suyatno menjelaskan bahwa penguatan teknologi informasi mau tidak mau harus dilakukan karena saat ini kita berada pada era revolusi Industri, ke depan tuntutan untuk tenaga pendidik akan semakin kompleks sehingga perlu mempersiapkan diri.

Oleh karena itu kata Suyatno rencana tindak lanjut (RTL) dari pelatihan ini harus benar-benar diperhatikan, jangan hanya sekedar untuk memenuhi administrasi namun harus benar-benar diimplementasikan dilingkungan sekolah masing-masing pasca pelatihan nantinya.
“Semoga pelatihan yang kita rancang ini bisa dikembangkan dan menjangkau lebih banyak lagi, harapannya semua peserta memiliki akun yang terintegrasi dengan balai diklat keagamaan Denpasar sehingga bisa mengakses informasi dan program yang bermanfaat untuk para pendidik”, harapnya.
Sementara itu dalam laporannya Ketua Tim Kerja Penyelenggara Pelatihan Ahmad Zaeni, S.Ag..M.AB menerangkan bahwa pelatihan ini diikuti oleh 6 angkatan diantaranya pelatihan Karya Tulis Ilmiah angkatan I di Kota Bima, pelatihan Multimedia Pembelajaran angkatan II di Kota Mataram, pelatihan Penggerak Penguatan Moderasi Beragama angkatan III di Kabupaten Lombok Barat, pelatihan Metodologi Pembelajaran angkatan IV di Kabupaten Karangasem, pelatihan Metodologi Pembelajaran angkatan V di Kabupaten Lombok Timur, dan pelatihan Metodologi Pembelajaran angkatan VI di Kabupaten Dompu.

“Pelatihan ini berlangsung secara online dan ofline, semua materi disampaikan secara online melalui Zoom meeting dan dilanjutkan dengan penguatan materi secara ofline tatap muka di 5 lokasi berdasarkan angkatan masing-masing di NTB dan 1 lokasi di Karangasem Denpasar”, ungkap Zaeni.
Ia berharap setelah mengikuti pelatihan peserta memperoleh dampak positif untuk dirinya dan lingkungan sekolahnya. Ini yang diharapkan bisa terwujud. (Man)




