
Pada kesempatan yang sama, Sekretaris LPP NTB, Sri Hastuti N.A.S mengatakan, dari pertemuan awal itu akan ditindaklanjuti secepatnya. LPP NTB akan segera berkoordinasi dengan Pusat Ilmu dan Kebudayaan Rusia di Jakarta, untuk menentukan mekanisme kerja sama dan juga seleksi kampus-kampus di Rusia, yang memiliki potensi menjadi tujuan belajar para penerima beasiswa NTB.
“Kami berharap melalui sistem, skema dan mekanisme yang tepat, resmi dan ideal dapat segera merealisasikan peluang kerja sama ini secepat mungkin. Ibu Dubes Rusia dan jajarannya sangat terbuka terhadap niat dan rencana kami. Kampus-kampus di Rusia pun juga banyak yang menyediakan kuota beasiswa untuk pelajar asing, sebagaimana tadi disebutkan. Apalagi biaya hidup di Rusia termasuk relatif terjangkau. Kami optimis akan segera ada pelajar NTB yang kuliah mengambil tingkat S1 hingga Doktoral (S3) di Rusia”, terang Sri Hastuti.
Sebagaimana diketahui, hingga saat ini sudah ada 89 mahasiswa-mahasiswi NTB yang berburu gelar S1 hingga S3 di Polandia dan Cina. Per September 2019, akan bertambah lagi 148 anak-anak muda NTB yang belajar di 18 kampus di Malaysia.(AMH)




