Pengolahan Sampah Secara Mandiri Adalah Program Unggulan Yang Akan di Garap Kelurahan Pondok Kopi.

Pengolahan Sampah Secara Mandiri Adalah Program Unggulan Yang Akan di Garap Kelurahan Pondok Kopi.

Sinar5news.com – Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta mencatat, 37,33% sampah yang ada di Ibu Kota berasal dari rumah tangga pada 2020. Proporsi itu menjadi yang tertinggi dibandingkan dari sumber lainnya sepanjang tahun lalu.

Sumber sampah terbanyak di Jakarta selanjutnya berasal dari pasar sebesar 16,35%, kawasan 16%, perniagaan 7,29%, fasilitas publik 5,25%, dan perkantoran 3,22%. Sementara, sampah di Jakarta yang berasal dari sumber lainnya sebanyak 14,55%.

Dari sumber tersebut yang menggugah kita semua untuk menemukan solusi yang tepat untuk menanggulangi masalah sampah dimasyarakat, hal ini disampaikan oleh Siska Leonita selaku Lurah Pondok kopi dalam wawancaranya dengan media sinar5news.com dijumpai dalam acara silaturahmi tatap muka tiga pilar sekaligus pelantikan pengurus RT dan RW terpilih di gedung sekolah laboratorium pondok kopi Jakarta 16/12/2021.

Pengurus RT dan RW 04 Pondok kopi dalam acara pelantikan dan pengukuhan

“Hari ini kita ada silaturahmi dan tatap muka sekaligus pengukuhan untuk para ketua RT dan RW 04 terpilih dan tatap muka dengan tiga pilar kita menyatukan visi dan misi yang yang Pak Gubernur canangkan di mana maju kotanya bahagia warganya di mana kegiatan kegiatan apapun harus kita secara bersama-sama berkolaborasi mewujudkan untuk yang lebih baik lagi, baik dari segitu masyarakatan, pendidikan, agama, ekonomi semuanya harus kita bangkitkan kembali dan kita akan kembali bersama-sama mewujudkan agar masyarakat lebih nyaman tinggal di pondok kopi”.

Salah satu program unggulan kelurahan pondok kopi adalah pengelolaan sampah secara mandiri hal ini juga disampaikan oleh lurah pondok kopi “kita sedang mengkonsep untuk pengolahan sampah dengan tujuan di mana sampah itu tidak akan keluar dari pondok kopi, kita akan membawa pengurus dasawisma, RT dan RW untuk sama-sama menjadi pengolah sampah di lingkungan gimana nanti semua kegiatan persampahan itu dikelola oleh tim yang ada di kelurahan”.

Siska Leonita juga berharap ” mari kita bersama-sama dari wilayah untuk memecahkan masalah terkait dengan sampah yang tadinya kelurahan pondok kopi dikatakan kumuh dan dalam tahun 2 tahun yang akan datang sudah tidak akan ada lagi hal tersebut, jadi wilayah pondok kopi sejahtera secara lingkungannya bersih aman dan juga indah karena kita kelola secara bersama sama “.

Ega Harimurti satgas covid19 kelurahan pondok kopi

Hal serupa juga disampaikan oleh Ega Harimurti selaku ketua Satgas covid-19 kelurahan pondok kopi sekaligus sebagai yang diberi tanggung jawab dalam program pengolahan sampah mandiri ” Sesuai dengan arahan Bu lurah, pondok kopi harus terbebas dari sampah untuk dikirim ke Bantar gebang semuanya akan berakhir di pondok kopi, segala mekanisme kita sedang merancang semaksimal mungkin dan permasalah yang ada kita akan sesuaikan dengan kebutuhan hidup insya Allah nanti ke depan pondok kopi tidak lagi membuang sampah keluar, ketika kita bisa menarik dari rumah dan kita bisa mengelolanya menjadi hal-hal yang bermanfaat”.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA