Sekitar pukul 17.45 WIB kami berpamitan dan berangkat pulang ke Tambun. Di sepanjang perjalanan pun kami membicarakan tentang kondisi Hj. Syamsi dengan kesendiriannya tentu ini sangat menyedihkan. Teringat betul kebaikan dan ketulusan beliau ketika dulu memimpin perguruan Bunda rohani. Beliau adalah figure dan contoh keteladanan yang mengutamakan kedisiplinan dalam bekerja, ketelitian dalam menghitung dan memberi laporan, kepedulian kepada lingkungan dan sifat-sifat terpuji lainnya.

Dalam kepulangan sepanjang perjalanan, mobil kendaraan yang kami tumpangi diguyur hujan yang cukup deras, sembari kru media SinarLIMA menyempatkan untuk mewawancarai 2 pelaku sejarah yaitu Karnilasari dan Fachrunnisa yang sangat aktif di masanya berjuang menggerakkan dan memajukan perguruan Bunda Rohani hingga namanya sempat melambung dan terkenal di kecamatan penggilingan, hingga Walikota, bahkan DKI Jakarta. Hal ini karena banyaknya juara yang diraih oleh para siswa dan para santri yang belajar di TPA dan TK Islam Terpadu Bunda Rohani dalam bidang tahfidz Alquran, adzan, MTQ, mewarnai dan lain sebagainya. Bahkan sempat menoreh juara umum dalam semua mata lomba terutama lomba mewarnai. Demikian tutur mereka berdua selaku pelaku sejarah yang menceritakan dengan semangat berapi-api seakan-akan suasana itu kembali dirasakan pada awal kejayaan masa dahulu.
Untuk lebih lengkapnya mengenai hasil wawancara tersebut, para pembaca dapat membuka melalui link YouTube berikut ini;
Karena perjalanan demikian jauh akhirnya kami mampir di tempat makanan siap saji berupa bakso, mie goreng dan mie ayam. Alhamdulillah semuanya ditanggung biayanya oleh H. Irwan Ikhsan bersama istrinya tercinta Dhianty Wisnu Wardani. Semoga Allah membalas kebaikannya, memberkahi rezekinya dan melipatgandakan jumlahnya. Aamiin.
Akhirnya semua keluarga besar perguruan Bunda Rohani merasa bersyukur kepada Allah dapat menengok dan mengunjungi Hj. Syamsi Zulfaini yang sudah lama di agendakan dan in sya Allah akan menuju ke kediaman beliau. Semoga Allah memberikan izin, kesempatan dan rezeki yang cukup untuk datang ke sana. Aamiin
Bekasi, 5 Syawal 1446 H/4 April 2025 M
Penulis : Marolah Abu Akrom (Ust. Amrullah) HP. 087887270732 dengan jabatan/tugas:
1. Jurnalis (wartawan) Media Sinar5News.com
2. Konseptor Khutbah Jumat se-Indonesia
3. Guru BK SMP Nahdlatul Wathan Jakarta dan SMP Laboratorium Jakarta
4. Staf pengajar Ponpes Nahdatul Wathan Jakarta
5. Guru Tahfizh SMK Laboratorium Jakarta
6. Youtuber media SinarLIMA TV dan Abu Akrom Channel




