Sharing economy bisa diartikan secara harfiah adalah ekonomi berbagi. “Sharing economy adalah sikap partisipasi dalam kegiatan ekonomi yang menciptakan value, kemandirian dan kesejahteraan”
Bahwa sharing economy faktanya semua orang bisa menghasilkan uang sendiri atas aset yang sudah anda miliki.
Sharing economy membutuhkan internet untuk mempertemukan supply dan demand. Karena internet sifatnya borderless, supply dan demand dapat bertemu dengan bebas dari seluruh penjuru dunia.
Kita sudah tidak aneh lagi dengan layanan Uber, AirB&B, Go-Jek atau pun CoWorking Space. Layanan tersebut hadir karena adanya demand dan dibuat di aplikasi digital.
Orang-orang zaman now tidak pernah lepas dengan yang namanya handphone. Inilah yang terjadi dengan milenial terutama dan manusia zaman now.
Atas dasar itulah banyak dari milenial yang berpikir ngapain punya rumah dan mobil pribadi, itu hanya akan jadi pemborosan dan beban.
Lebih baik uangnya dipakai untuk mencari pengalaman dengan travelling. Mendapatkan pandangan dan hal-hal baru dan klaim nya adalah lebih berarti daripada kepemilikan aset.
Dunia telah mengalami berbagai sistem ekonomi. Dimulai dari sistem ekonomi pasca revolusi Prancis hingga era ekonomi modern sampai dengan ditemukannya internet. Kemudian muncul konsep sharing economy dimana seseorang bisa menjadi konsumen dan produsen pada saat yang bersamaan
Pada tahun pertengahan 1700-an hingga awal 1800-an,terjadi Revolusi Prancis yang mampu mengubah modernisasi di dunia.
Didorong tingkat ekonomi rakyat yang tidak semakin membaik, menjadikan sebuah gerakan yang sangat besar.
Perubahan secara garis besar mengganti wajah monarki absolut yang dipimpin oleh Raja Louis XVI yang sebagai kepala pemerintahan negara yang absolut. Revolusi Perancis juga menunjukkan betapa kuat nya kekuatan rakyat yang mayoritas dengan sebesar 95% untuk melawan golongan otoriktrat kerajaan sebesar 5% mengontrol seluruh keputusan kepemerintahan.
Dampaknya adalah kejatuhan pada pemimpin monarki dan menjadikan Prancis negara yang demokrasi, by the people for the people.
Pada saat ini, situasi perekonomian secara makro hampir menyerupai era pra- revolusi prancis. Dalam konteks ekonomi, hanya beberapa jumlah golongan pengusaha yang menikmati keuntungan dari sistem ekonomi modern.
Ekonomi modern mengajarkan tentang perusahaan harus mensejahterakan shareholder nya. Dengan justifikasi with great risk come great margin, sekelompok orang tertentu memanfaatkan sistem ekonomi modern tersebut untuk memperkaya diri nya sendiri.
Di awal tahun 2000 an Internet mulai menjadi salah satu bagian kita yang tidak dapat di pisahkan. Walau pertama kali diciptakan pada tahun 1962 dan langsung diperuntukkan untuk keperluan pertahanan Amerika Serikat, perjalanan internet menjadi sangat krusial dengan menghasilkan sistem ekonomi digital.
Jadi Sharing economy dapat memotong kebutuhan kita terhadap kebutuhan yang kita perlukan tanpa harus membeli barang/jasa untuk memenuhi kebutuhan.
Manfaat internet, individu dapat dipertemukan supply dan demand nya. Tentunya, kita bisa meng-utilisasikan aset secara maksimal sehingga tidak terjadi waste.
Sharing economy adalah dimana seseorang dapat menjadi konsumen dan produsen pada saat yang bersamaan diperkirakan menjadi wajah baru bagaimana bisnis dilakukan. Internet menjadi media fasilitator yang sangat baik untuk menerapkan sharing economy.
Sharing economy membawa pengaruh positif bagi masyarakat. Masyarakat mengaku dengan transaksi lewat dunia digital segala urusan menjadi mudah.
Mari kita perhatikan aplikasi Go-Jek, Uber, dan Grab yang mudah diakses, pemberian servis yang memuaskan, driver yang ramah, serta tarif yang jauh lebih murah dari penyedia transportasi konvensional lainnya merupakan kelebihan yang diberikan oleh kegiatan ekonomi berbasis digital.
Konsumen akan diuntungkan dengan kecepatan pemenuhan kebutuhan, keberagaman pilihan, dan harga yang kompetitif. Harga lebih murah bisa diberikan karena pada umumnya, penyedia barang atau jasa adalah individu atau wirausahawan kecil yang memiliki struktur biaya lebih murah dibandingkan korporasi.
Keelemahan dari sistem sharing economy adalah model ekonomi berbagi berbasis teknologi pasti bertemu dengan kendala regulasi. Ini terjadi di semua belahan negara, terkait pajak, izin dan lain-lain, maka sering terjadi kericuhan atau demo.




