Sinar5news.com -Salah satu kegiatan menarik yang baru saja sukses digelar diinternal sekolah NW dilingkungan Yayasan Mi’rajus Shibyan Nahdlatul Wathan (YMS NW) DKI Jakarta adalah Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI).

Dicelah-celah kegiatan Workshop SPMI berlangsung, Reporter SinarLima tak lupa menyempatkan diri untuk mewawancarai Pengurus Wilayah Nahdlatul Wathan DKI Jakarta, Bapak H. Muslihan Habib dengan kepentingan mendapatkan komentar, peniliaian dan pemikirannya.
Pertama, bagi PW NW Jakarta sangat mengapresisasi kegiatan Worskshop yang berkaitan dengan upaya meningkatkan mutu sekolah ini.

“Saya sangat apresisasi kegiatan worskshop SPMI untuk semua pimpinan lembaga dan semua dewan guru dilingkungan YMS NW Jakarta. Terima kasih bunda Yuli dan semua panitia lainnya yang telah berjibaku menyiapkan suksesnya kegiatan penting untuk kemajuan mutu sekolah kita di NW Jakarta ini” pungkasnya.
Kedua, menurutnya, mutu dapat dimaknai sebagai derajat atau tingkat keunggulan suatu produk dan atau jasa. Dan hal ini kemudian tentunya, ketika SPMI di sekolah NW kita bagus, maka akan mengarahkan sekolah tersebut pada posisi sekolah yang berlebel.
Lebih jauh, Wakil Rektor Satu kampus Al Aqidah Jakarta ini menyebutkan bahwa kegiatan SPMI tersebut sangat terkait dengan proses pendidikan dan hasil pendidikan yang dilaksanakan di lingkungan YMS NW Jakarta. Dan pada dasarnya kegiatan seperti SPMI ini juga, tentu sangat membantu pemerintah dalam upaya mencapai Standar Nasional Pendidikan (SNP).
Oleh sebab itu, PW NW Jakarta yang diposisikan juga sebagai pimpinan sidang paripurna seluruh lembaga dalam salah satu sesie workshop tersebut sangat mengharapkan kepada seluruh Dewan Guru di YMS NW Jakarta untuk mengikuti arahan narasumber yang menyebut bahwa SPMI itu sangat terkait dengan Kurikulum, Literasi dan Pendidikan Penguatan Karakter (PPK). Demikian juga yang terkait dengan delapan Standar Minimal Pendidikan.
Ketua PW NW Jakarta juga sangat mengharapkan sejumlah rekomendasi workshop SPMI di YMS NW Jakarta yang telah menjadi kesepakatan bersama, dapat diimplementasikan secara berkala.
Selain itu, beliau menilai sangat tepat untuk bisa menerapkan slogan yang disampaikan narasumber yang menyebutkan bahwa Mutu adalah Budaya, Prestasi adalah Tradisi dan Pendidikan maju adalah tuntas berkualitas.
“Bagus juga Slogan yang disampaikan narasumber itu untuk sebagai motivasi kita memajukan sekolah di NW kita ini” ucapnya mengakhiri pertanyaan reporter. (Rhm)


