Ada salah seorg فممفين berwibawa
Dan sangat di segani datang pdnya
Yaitu Rabi’ah العدوية ingin mrlamarx
Apa yg kamu suka dariku? Katanya
Seorg pemimpin itu menjawabnya
Aku suka matamu,alih2 dg rayuanx
Kalau begitu congkel saja mataku,
Lalu kau simpan mataku untukmu
Mendengar Rabi’ah ttang jawaban,
pemimpin pun tak lagi melanjutkan
maksud dan tujuan kedatangannya
sang pemimpin pulang pamit darix
Keesokan harinya Rabi’ah العدوية ini
Telah mencongkel matanya sendiri
Lalu utusanx di minta utk mgantarx
Kepemimpin yg m’cintai dua matax
Setelah sang utusan m’yampaikanx
Ketika dibukax, kaget ada biji mata
Dn di kabarkan Rabi’ah sudah tiada
Pemimpin kaget, ia mnangisi dosax
Kisah di atas menggambarkan kita
Rabi’ah mabuk cinta kpالله yg kuasa
Bahkan شيطان pun ia tak mbencinya
Ajarannya yg terkenal tentang cinta
Perasaan cintanya kpd الله semata
Sungguh melampaui hawa nafsunya
Dia tidak lagi peduli dengan dirinya
Sbgmana org yg mabuk dlam cinta
Yg penting bagix adlh kekasihnya
ia pernah mengatakan“Yaالله yg Esa
jika ibadahku ini m’ginginkan surga
maka bakarlah aku di dalam neraka
Karena aku ini hanya ingin bertemu
Dan dg-mu ku minta adlah ridhamu
Di saat orang2 mulai merasa dirinya
Paling bisa utk mendominasi surga
Rabi’ah tak lagi m’ginginkan surga
Krn ia harapkan berjumpa pencipta
jika Allah sudah ridha kepada kita
maka apapun kan terasa nikmatnya
Itu salah satu maqam spiritualitasx
Dlm hidupx ia minta hanya ridhanya
Do’a yg kita panjatkan pd Allah swt اللهم انا نسئلك رضاك والجنة ونعوذ بك
من سخطك والنار
Ya Allah ssungguhnya kami mohon
Keridhaan & surga pd-mu dan kami
berlindung dr kmurkaanmu&neraka
Jakarta, 04 Juni 2020




