Ramadan Penuh Berkah Membawa Persatuan: Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Sambut Hasil Pemilu dengan Semangat Kebhinekaan

Ramadan Penuh Berkah Membawa Persatuan: Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama Sambut Hasil Pemilu dengan Semangat Kebhinekaan

Sinar5news.com – Dalam suasana Ramadan yang penuh berkah tahun 2024, Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) mengambil langkah-langkah berarti untuk memperkuat persatuan dan toleransi di antara mahasiswa setelah hasil pemilu yang ditunggu-tunggu.

Dalam kegiatan Silahturahmi Wilayah dan Berbagi Takjil Bersama BEM PTNU DKI JAKARTA yang mengangkat tema “Ramadhan Penuh Berkah, Jaga Persatuan, Hasil Pemilu Untuk Kita Semua”
di Sekolah Tinggi Agama Islam Indonesia yang dihadiri oleh para pemimpin BEM dan perwakilan mahasiswa.

Presidium Nasional BEM PTNU, Wahyu Al Fajri, menyampaikan pesan tentang “pentingnya menjaga semangat kebersamaan dalam menghadapi hasil pemilu yang memengaruhi berbagai pihak.”

Dia menekankan bahwa Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merangkul kebhinekaan dan memperkuat ikatan antar-mahasiswa, masyarakat terlepas dari perbedaan politik.

Selain itu, BEM PTNU juga mengadakan serangkaian kegiatan sosial dan keagamaan yang bertujuan untuk mempererat hubungan antar-mahasiswa. Ini termasuk berbagai kegiatan amal, serta berbagi makanan berbuka puasa bersama untuk meningkatkan solidaritas di antara kampus-kampus.

Pemilihan umum yang baru saja berlangsung telah menimbulkan berbagai pendapat dan pandangan di kalangan mahasiswa, namun BEM PTNU berkomitmen untuk menjaga persatuan dan toleransi di tengah perbedaan.

Mereka mengajak seluruh mahasiswa untuk menempatkan kepentingan bersama di atas segala perbedaan, dengan harapan bahwa bulan Ramadan akan menjadi momen untuk merefleksikan semangat persatuan dan solidaritas.

Dengan semangat Ramadan yang kental, BEM Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama berharap bahwa upaya mereka akan menginspirasi seluruh komunitas perguruan tinggi untuk menyambut hasil pemilu dengan kepala dingin dan semangat kebersamaan. Ramadan adalah waktu yang tepat untuk merangkul nilai-nilai universal seperti perdamaian, toleransi, dan cinta sesama, yang merupakan landasan kuat dari pendidikan di Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama.

Selain itu Kordinator Wilayah DKI Jakarta, Ahmad Syarifah menyampaikan
“Melalui upaya bersama dan komitmen untuk membangun masa depan yang lebih baik, mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama bersatu dalam semangat Ramadan untuk meraih kemajuan dan harmoni bersama, menjadikan bulan suci ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan di antara sesama mahasiswa.”

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA