RAMADHAN kini pasti akan berlalu
Namun kita masih duduk termangu
Apa yg kita lakukan dlam Ramadan
Mjdi catatan sejarah dlm kehidupan
Ramadan itu persembahan hamba
Kepada Sang Khaliq yg maha kuasa
Ktika Sang Khaliq ,dlm Hadits Qudsi
βPUASA itu untuk – Ku βΩΨ§ΩΨ§ΩΩ Ψ§Ψ¬Ψ²Ω Ψ¨Ω
Maka setiap hamba bergetar hatix
Saat memasukinya bulan yg suci
Getaran jiwa terus dijaga, dipelihara
Selama bulan Ramadhan bersama
Menjelang datang dan berakhirnya
Perlahan cahaya bulan redupannya
fokus kita tlah mulai ada perubahan
baju baru anak-istri mulai dipikirkan
Menghitung hari kapan Tunjangan
Yakni Hari Raya (THR) dibayarkan
Ingin mudik ke kampung halaman
& mulai menomorduakan Ramadan
Menelusuri awal -awal bln ramadan
Masjid Ω
Ψ΅ΩΩramai dlm shap shapan
Di pertengahan akhir dari ramadhan
Sudah tampak shap dlm kemajuan
Tiba-tiba diri kita tlh berada di akhir
Pengujung Ramadan mau berakhir
Hampir saja lupa tunaikan Ψ²ΩΨ§Ψ© fitri
Sudah mulai terdengar tambir ilahi
ApakahΨ±Ω
ΨΆΨ§Ω berakhir lalu gembira?
Karena kembali mjdi fitrah manusia
Lalu stlh suci tak mau silaturrahmi
Agar semua dosa dapat di ampuni?
Ketika senyum indah di wajah insan
Lama tak bersua di kmpg halaman
Kutengokkan ke kiri & juga ke kanan
Semua m’yambut hari kemenangan
Semua memakai pakaian barunya
tanda mrk kembali ke fitrah mereka.
Tapi mengapa tak kulihat cahaya
Ampunilah kami bersama keluarga
Boleh jadi mereka yang bergembira
Penuh harap agar ibadahx diterima
Gembira di hari Lebaran tanda cinta
Slalu berbaik sangka pada yg kuasa
Cemas itu wajar tak ada salahnya
jangan-jangan Ψ±Ω
ΨΆΨ§Ω trakhir bagiΩΩΨͺΨ§
orang tua, pasangan, anak, saudara
Semoga tak terjadi dlam prasangka
Rasulullah SAW dlam sbh hadisnya
Sekiranya ummatku itu mengetahui
kebajikan yg ada di bln Ramadan ini
Mengharapkan Ψ±Ω
ΨΆΨ§Ω itu tiada henti
Begitu banyak keutamaan bln Ψ±Ω
ΨΆΨ§Ω
Para penceramah sll mengingatkan
Agar syahru Ψ±Ω
ΨΆΨ§Ω slalu di hidupkan
Perbanyak ibasah dan baca alquran
Fi syahriΨ±Ω
ΨΆΨ§Ω pintu2 syurga dibuka
Dan Ψ§ΩΩΩ menutup pintu-pintu neraka,
Syaithan -syaithan di blenggu smua
Di beri pluang ibadah sluas luasnya
QS Al-Aβraf Ayat179 Allah berfirman
ΩΩΩΩΩΩΨ―Ω Ψ°ΩΨ±ΩΨ£ΩΩΩΨ§ ΩΩΨ¬ΩΩΩΩΩΩΩ
Ω ΩΩΨ«ΩΩΨ±ΩΨ§ Ω
ΩΩΩ Ψ§ΩΩΨ¬ΩΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΨ₯ΩΩΩΨ³Ω Ϋ ΩΩΩΩΩ
Ω ΩΩΩΩΩΨ¨Ω ΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩΩ
Ω Ψ£ΩΨΉΩΩΩΩΩ ΩΩΨ§ ΩΩΨ¨ΩΨ΅ΩΨ±ΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩΩΨ§ ΩΩΩΩΩΩΩ
Ω Ψ’Ψ°ΩΨ§ΩΩ ΩΩΨ§ ΩΩΨ³ΩΩ
ΩΨΉΩΩΩΩ Ψ¨ΩΩΩΨ§ Ϋ Ψ£ΩΩΩΩΩ°Ψ¦ΩΩΩ ΩΩΨ§ΩΩΨ£ΩΩΩΨΉΩΨ§Ω
Ω Ψ¨ΩΩΩ ΩΩΩ
Ω Ψ£ΩΨΆΩΩΩΩ Ϋ Ψ£ΩΩΩΩΩ°Ψ¦ΩΩΩ ΩΩΩ
Ω Ψ§ΩΩΨΊΩΨ§ΩΩΩΩΩΩΩ
βDan bahu-membahu Kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan dari jin dan manusia, mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka memiliki mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah), dan mereka memiliki indera pendengaran (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai hewan ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai.β (QS. Al-Aβraf: 179)
Memaafkan bukan soal menyerah
Dan bukan pula soal kita mengalah
Dan bukan soal kita mengaku salah
Namun perintah Ψ§ΩΩΩ dan Rasulullah
Memaafkan semata karna ilahi Ψ±Ψ¨Ω
Memaafkan bkn sekedar basa- basi
Agar kelak di akhirat pnuh ridho Ψ§ΩΩΩ
Masuk syurga ilahi bighairi hisabi
Jakarta, 24 April 2021





