Sinar5news.com – Jakarta – PT Bio Farma (Persero) menegaskan bahwa sebanyak 4 juta dosis vaksin covid-19 siap untuk digunakan pada bulan Februari mendatang. Perlu diketahui bahwa vaksin tersebut terbuat dari bahan baku yang sudah resmi diterima oleh pihak Bio Farma sejak Desember 2020 lalu.
Bio Farma sendiri telah menerima sebanyak 3 juta dosis vaksin dengan bahan baku dari Sinovac. Dalam pendistribusian dibagi menjadi dua tahap yakni pada tahap pertama sebanyak 1,2 juta dosis dan tahap kedua sebanyak 1,8 juta dosis berbahan baku Sinovac pada Desember 2020 lalu.
Dalam hal ini, Direktur Utama PT Bio Farma yakni Honesti Basyir mengatakan persediaan bahan baku vaksin yang dimilikinya pun bertambah seiring berjalannya waktu hingga kini mencapai 15 juta dosis bulk vaksin COVID-19 dari Sinovac belum lama ini.
“Kolaborasi antara Bio Farma dengan Sinovac, melalui dua mekanisme, yaitu impor dalam bentuk barang jadi / finished product single dose yang diperuntukan front liner di Indonesia, dan impor dalam bentuk bulk / konsentrat vaksin. Dari bulk ini, akan diproses lebih lanjut di Bio Farma di fasilitas fill and finish yang ada di Bio Farma,” kata Honesti dalam keterangan resminya melansir melalui laman resmi detik pada Sabtu (23/1/2021).
Sebanyak 15 juta dosis bulk vaksin covid-19 ini akan langsung dilakukan proses fill and finish untuk nantinya menjadi final product. Dari keseluruhan itu terdapat 4 juta vaksin yang sudah final product yakni sebanyak 1,2 juta dosis telah didistribusikan ke 33 Provinsi dan 1,8 juta akan segera didistribusikan pada akhir pekan ini.
Lanjut, Honesti mengatakan bahwa Bio Farma akan menerima bahan baku 140 juta dosis yang akan diterima secara bertahap. 15 juta Vaksin yang sedang dalam proses tersebut diterima pada 12 Januari 2021 lalu.
“Sampai hari ini (21/1) tercatat ada 4 juta dosis siap untuk diluncurkan pada Februari mendatang. Produk tersebut saat ini sedang dalam tahap quality control yang nantinya akan dikirim ke BPOM untuk mendapatkan lot release agar dapat didistribusikan.” ujar Honesti.




