Gerak cepat dan sigap, Kepsek SMA Nahdlatul Wathan Jakarta Ibu Yuli Sofiyati, MM mengadakan rapat darurat 11/9/22 terhadap seluruh guru dan karyawan SMA Nahdlatul Wathan Jakarta.
Setelah mendapatkan informasi dan intruksi dari Dinas Pendidikan tentang sedang adanya gerakan pelajar yang akan ikut demo pada hari senin 12/9/22, hari selasa 13/9/22 dan hari rabu nya. Kepsek SMA Nahdlatul Wathan mengadakan rapat mendadak melalui virtual zoom.

Dalam rapat tersebut dibahas tentang adanya gerakan pelajar yang dikemas dengan nama “Konsolidasi pelajar”. Demikian informasi dari Dinas Pendidikan, terang kepsek SMA Nahdlatul Wathan Jakarta lewat virtual zoom.
Gerakan konsolidasi pelajar tersebut adalah sebuah nama yang sengaja dibuat untuk mengelabui para pelajar supaya ikut merapat mempersiapkan gerakan demo esok harinya Senin 12/9/22.
Adapun pertemuan Konsolidasi pelajar tersebut akan diadakan sore ini 11/9/22 sekitar pukul 15:00. Peserta yang ikut dalam pertemuan konsolidasi pelajar tersebut direkrut melalui komunikasi nomor handphone yang sudah disebar dan melalui media sosial. Jelas Kepsek SMA Nahdlatul Wathan dalam paparan rapatnya siang ini 11/9/22 dari sekitar pukul 13:00 sampai pukul 14:00.
Dalam pertemuan lewat zoom tersebut, Kepsek SMA Nahdlatul Wathan Jakarta menekankan kepada seluruh wali kelas untuk langsung menginformasikan hasil rapat ini kepada wali murid supaya mereka ikut serta membantu memberikan arahan kepada anaknya untuk tidak mengikuti gerakan konsolidasi pelajar yang akan diadakan sore ini sekitar pukul 15:00.

Bukan saja membahas tentang gerakan yang harus dilakukan sore ini, Kepsek SMA juga langsung menawarkan kepada peserta zoom tentang beberapa langkah antisipasi yang harus dilakukan besok pagi senin 12/9/22 supaya peserta didik jangan sampai ikut terbawa arus, mengingat konsekuensi dari siswa yang tertangkap dalam demo tersebut akan dimasukkan ke penjara.
Gerakan konsolidasi pelajar ini sudah sampai kepada kepolisian. Saat ini pihak kepolisian turun langsung mengantisipasi terjadinya pertemuan yang di bungkus dengan nama konsolidasi pelajar tersebut. Jelas Ibu Yuli Sofiyati, MM dalam pertemuan dengan karyawan SMA Nahdlatul Wathan Jakarta melalui virtual zoom.
Oleh : Muhammad Fathi



