وا ذا كنت المقد ا م فلا # تجز ع فى الحرب من الر هج
واذاابصر ت منار هد ى # فا ظهر فردفوق الشبج
” Jika Berada Dibaris Depan Perjuangan Jangan Getar Karena Debu Bertaburan”
“Bila engkau Menatap tanda Kemenangan Tampilah meski Sendiri dipuncak Menara Idaman”
Inilah salah satu Syair (syair ini Karya Imam Abul Fadhl Yusuf bin Muhammad Arif Billah) Yg menjadi Pesan Pendiri HIMMAH NW didalam Hizib yg beliau Susun dan Kini Hizib Itu menjadi salah “Senjata” Bagi Para Kader dalam Meneruskan Ikhtiar Perjuangan ( Memadukan Ikhtiar dan Doa)
Pesan itu harus kita maknai sebagai sebuah keharusan untuk selalu bergerak Menyuarakan dan Menyebarkan Nilai dan Gagasan Besar yg ada didalam Himmah Nw untuk Kehidupan dan peradaban Manusia.
Karena Nilai dan Gagasan yang tidak diwujudkan dalam sebuah pergerakan, tidak diperjuangkan oleh pendukungnya pasti akan segera lenyap dan dilupakan betapapun hebat dan mengagumkannya. Kongres HIMMAH NW IX yang akan kita laksanakan Sebentar lagi Harus menjadi Momentum Menyatukan Gerak Langkah Perjuangan.
Memadukan Islam dan Kebangsaan adalah Salah Satu gagasan besar yg telah Dirumuskan Oleh Pendiri HIMMAH NW TGKH. M Zainuddin Abdul Madjid. Gagasan besar itulah yang menjadi Ruh setiap Perjuangan yg kita Lakukan.Itulah kenapa Tema kongres kali ini “Menguatkan Spirit Islam Kebangsaan Menuju Indonesia Maju”.
Semoga Spirit KeIslaman dan Spirit Kebangsaan yang Telah Diajarkan Oleh Pendiri Bisa Kita Teruskan Dalam Rangka Mengabdi Untuk Agama, Bangsa dan Negara.
Selamat Berkongres
Islam Kebangsaan
Nahdlatul Wathan Fil Khair
Nahdlatul Wathan Fastabiqul khairot
Penulis : Alimudin safir selaku ketua umum Himpunan Mahasiswa Nahdlatul Wathan Cabang Jakarta



