Sinar5news.com – Selong – Badan Amil Zakat Nasional(BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) memiliki teknis dalam upaya mengumpulkan Zakat, Infaq dan Sadaqoh (ZIS). Hal itu dilakukan untuk mengoptimalisasi pengumpulan zakat agar mencapai target setiap bulannya.
” Selama 4 Tahun kedepan, setiap bulannya kita usahakan bisa kumpulkan 1,5 ZIS, dengan strategi yang baik maka target akan bisa tercapai, ” Ungkap Kepala Bagian Rencana Strategis Pengumpulan Zakat Infaq dan Sodaqoh ( Zis ) Moh. Sariin S.p.d
Dikatakannya bahwa implementasi strategi adalah sebuah proses dimana strategi dan kebijakan di arahkan kedalam tindakan melalui pengembangan program, anggaran dan prosedur. Sehingga proses ini memerlukan perubahan dalam budaya,struktur, dan sistem manajemen pada seluruh organisasi atau lembaga.
Sariin menjelaskan bahwa Kabupaten Lombok Timur memiliki potensi yang besar dalam pengumpulan ZIS. Hal ini dikarenakan jumlah penduduk Lotim paling banyak diantara kabupaten lainnya di Nusa Tenggara Barat.
“Meski begitu, kalau dana yang besar belum tergali secara maksimal, maka tentunya disinilah peran kita di Lembaga Pengelolaan Zakat untuk melakukan suatu langkah staragi pengumpulan ZIS,” Jelasnya.
Dilanjutkannya selama pengumpulan ZIS di perlukan sebuah proses, sehingga akan terlihat sejauh mana pencapaian yang dilakukan dan juga pengarahan serta sosialiasi yang tentunya dilakukan oleh unsur dari Amil Zakat selaku orang yang mencatat , dan menagih zakat dari Muzakki.
Selain itu Amil juga tidak langsung terlibat pada proses pengumpulan zakat tanpa mengetahui peta Muzakki secara jelas, serta pemetaan potensi zakat dari kalangan muzakki yang telah memenuhi syarat.
Lebih lanjut Sariin memaparkan tentang pelaksanaan edukasi dan sosialisasi pengumpulan zakat yang tidak lepas dari peran masyarakat, seperti organisasi masyarakat, organisasi profesi dan tokoh masyarakat atau alim ulama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat berzakat dan meningkatnya hasil pengumpulan ZIS yang optimal.
“Selain itu kita juga melakukan sosialisasi melalui kerjasama media baik Cetak, Elektronik dan Oline. Guna meningkatkan pengumpulan zakat berdasarkan kekuatan internal dengan memanfaatkan peluang yang ada secara maksimal,” Pungkasnya.(Bul)




