Sya’ir Sang Perindu

Sya’ir Sang Perindu

Syahdu mengalun syair sang perindu,
Perindu insan terpuji bahkan dipuji Sang Ilahi,
Sang pemilik akhlak bagai Al-Qur’an yang membumi,

Oh sungguh lah merebak kerinduannya,
Menatap lamun penuh arti, berharap dapat memandang sang kekasih hati,
Rasakan damai, bahagia, yang amat sangat dinanti-nanti,
Sepenuh jiwa, baik yang nampak maupun yang tersembunyi,

Duhai Tuhanku Yang Maha Mengetahui,
Kiranya semoga saja aku tak keliru,
Bahwa kerinduan ini tidak dibuat-buat namun murni menetap dalam kalbu,
Membuat kalbu itu senantiasa berperangai agung mengikuti RasulMu,
Kuharap satu, dua, bahkan tiga,
Di akhir hidupku, KekasihMu hadir menuntun lidahku yang mengelu tuk ucapkan AsmaMu,
Di saat tiba timbangan amalku, aku diuntungkan oleh rasa rindu yang hanya tertuju padaMu dan pada Kekasih Mu,
Dan pada saat injakan kaki pertamaku, setelah semua persidangan Mu,
Dapat kutatap syahdu indah Wajah AgungMu dan RasulMu.

Duhailah nyata kebahagiaan,
Berlepas diri dari ke-fana-an,
Melanjutkan kisah abadi abadan,
Bertetangga dengan RasulMu di Syurga yang telah lama kudambakan.

– Atika Dewi Nurbaya, Jakarta, 13 Jumadil Awal 1441H

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA