Tercatat 798 Madrasyah, Dan 11.000 Guru Madrasyah di Lotim NTB.

Tercatat 798 Madrasyah, Dan 11.000 Guru Madrasyah di Lotim NTB.

Menurut H.Azharuddin di tahun 2019 ini ada 25 permohonan rekomendasi pendirian Madrasyah yang diterima Kantor Kementerian Agama Lombok Timur.

“Dari 25 permohonan rekomendasi Madrasyah baru,setelah melalui proses verifikasi yang obyektif dan cukup ketat hanya 18 Madrasyah yang direkomendasikaan ke Kanwil Kemenag Provinsi NTB untuk diterbitkan izinnya,sedangkan yang 7 permohonan dinyatakan tidak layak sehingga tidak ddiajukan rekomendasinya”. Terang Azharuddin.

Menurut Kemenag Lotim yang 18 usulan tersebut telah dikeluarkan izinnya oleh pihak Kanwil kementerian Agama Provinsi NTB. dengan demikian jumlah Madrasyah yang beroperasi di Kabupaten Lombok Timur hingga tahun 2019 ini berjumlah 798 Madrasyah dari tingkat Raudatul Athfal(RA) hingga tingkat Madrasyah Aliyah(MA).

Sedangkan ketika ditanya tentang jumlah tenaga guru madrasyah swasta di Kabupaten Lombok Timur yang terlibat mengajar sampai tahun ini. “ jumlah guru Madrasyah swasta kita saat ini 11.000 orang dan baru hanya 7.000 orang masuk Simpatika sedangkan sisanya yang 4.000 belum’.Terangnya.

Berdasarkan pantauan pihak kemenag lotim,dari jumlah madrasyah yang ada,tidak semuanya berjalan sehat baik dari segi kwalitas maupun kwantitasnya.Fenomena ini terjadi menurut Kemenag yang didampingi Kasi Penmad disebabkan oleh faktor pendanaan dan volume siswa.

Terkadang ada madrasyah yang mempunyai siswa dalam satu kelas kurang dari 10 orang. Tentu secara kwantitas dikategirikan rendah dan pasti akan berimplikaasi terhadap kwalitas. Selain itu,madrasyah yang rendah kwalitasnya harus dihadapkan pada persaingan dengan sekolah negeri maupun sekolah umum lainnya.

Untuk itu Kepala Kemenag dan Kasi Penmad Lotim,mengingatkan masyarakat didaerah ini,agar dipertimbangkan matang-matang dari segala segi baik letak,potensi,dan yang tidak kalah pentingnya adalah sejauh mana dukungan masyarakat setempat.

“Boleh-boleh saja berobsesi untuk mendirikan madrasyah,namun perlu diingat bahwa tidak semudah yang dibayangkan dalam hal pengelolaannya”.Pungkasnya.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA