_Pandemi Covid-19 yang resmi dikeluarkan pengumumannya oleh Organisasi Kesehatan Dunia, World Health Organization (WHO) pada Rabu (11/3/2020) masih terus berlangsung. Tidak ada seorang pun di dunia ini termasuk di Indonesia yang tahu kapan berakhirnya. Semua hanya sebatas perkiraan yang belum tentu kebenarannya._
Bagaimana menyikapi itu? Apakah hanya pasrah dengan meyakini bahwa suatu hari kelak ada vaksinnya. Entah kapan.
Sebagian negara termasuk Indonesia sedang mengupayakannya. Harapannya dapat segera ditemukan vaksinnya sehingga korban Covid-19 dapat diminimalisir.
Berdiam diri saja di rumah hingga vaksinnya ditemukan bukanlah sikap yang bijak. Apalagi bagi mereka yang usia produktif dan telah berkeluarga. Butuh penghasilan secara rutin untuk menghidupi keluarganya: istri dan anak-anaknya.
Saat pandemi Covid-19 ini langkah yang tepat adalah terus bergerak untuk mencari nafkah buat keluarga. Tentunya dengan konsisten secara ketat melaksanakan protokol kesehatan.
Taati semua himbauan pemerintah tentang pelaksanaan protokol kesehatan terkait Covid-19. Jangan lengah apalagi anggap enteng, sekecil apapun itu.
*Dihadapi Bersama-Sama Pakai Strategi dan Perhitungan*
Jadilah teladan buat diri sendiri dan orang lain. Musuh yang dihadapi nyata dan tidak tampak. Setiap saat bisa menyerang siapa saja tanpa memandang Suku, Agama, Ras, dan Antargolongan (SARA), umur, serta jenis kelamin.
Pandemi Covid-19 ini ibarat perang. Untuk memenangkannya harus dihadapi bersama-sama. Pakai strategi dan perhitungan.
Lengah sedikit menimbulkan banyak korban nyawa. Sudah banyak contohnya di berbagai negara termasuk di Indonesia.
Biasakanlah untuk belajar dari pengalaman. Jangan mengulangi kesalahan serupa agar tidak banyak menimbulkan korban nyawa.
Pesan pemerintah yang terus-menerus disampaikan agar dilaksanakan. Biasakan memakai masker di manapun berada. Cuci tangan pakai sabun dengan air yang mengalir. Selalu menjaga jarak dan hindari kerumunan.
Himbauan itu jangan dianggap angin lalu. Jika semuanya mau sehat dan aman, hal tersebut wajib dilaksanakan tanpa terkecuali.
*Tetap Optimis Menatap dan Menyongsong Masa Depan*
Laksanakanlah secara konsisten pesan WHO. Dikutip dari _Halodoc_, Organisasi Kesehatan Dunia itu meminta setiap orang untuk tetap tenang dan tidak panik di situasi saat ini. Disarankan melakukan hal-hal sebagai berikut.
Pertama, selalu bersiap dengan segala situasi termasuk kondisi yang terburuk.
Kedua, lakukan deteksi secara mandiri, dengan melindungi diri dan orang-orang terdekat.
Ketiga, kurangi transmisi, bersentuhan dengan orang lain, orang asing, bepergian yang tidak begitu penting, apalagi bila sedang sakit.
Keempat, tetaplah update dengan informasi-informasi yang akurat. Cermati perkembangan yang terjadi.
Kelima, berkomunikasi dengan orang lain tentang risiko kesehatan agar orang-orang sekitar kamu dapat menjaga kesehatannya supaya tidak terinfeksi.
Keenam, selalu siap sedia kontak rumah sakit yang menangani kasus Covid-19. Sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu kalau membutuhkannya.
Setelah melakukan semua itu, teruslah berdoa. Memohon kesehatan dan agar diberikan yang terbaik oleh TUHAN. Pasrahkan sepenuhnya kepada Sang Pencipta.
Semoga pandemi Covid-19 yang “melahirkan” Adaptasi Kebiasaan Baru membuat kita lebih waspada, hati-hati, dan mawas diri dengan tetap optimis menatap dan menyongsong masa depan. Aamiin ya robbal aalamiin…
>>>Dalam perjalanan dari Bogor menuju Medan, Sumatera Utara via Bandara Soekarno-Hatta Tangerang, saya ucapkan selamat melaksanakan protokol kesehatan secara ketat agar terhindar dari Covid-19. Salam hormat buat keluarga. 03.00 18082020😃<<<




