Testimoni (Buku) Jejak Dakwah Nusantara TGB

Testimoni (Buku) Jejak Dakwah Nusantara TGB

Oleh: Abah Rosela Naelal Wafa

Lika-liku perjalanan dakwah TGB dengan nama “Dakwah Nusantara” terekam apik di dalam buku ustaz Febrian Putra berjudul “Dakwah Nusantara Tuan Guru Bajang Islam Wasathiyah vol.1”.

Kehadiran buku ini disambut publik dengan gembira dan harapan, semoga kiranya goresan yang memuat rekam jejak safari dakwah TGB ini, bisa menjadi konsumsi banyak orang di Nusantara, sehingga inspirasinya lebih merata dan melintasi generasi. Momen baik yang terawat dan terwarisi.

Alhamdulillah, buku goresan dari salah satu anggota tim safari dakwah TGB ini, bisa launching di Ballroom Islamic Center Mataram (16 Januari 2021 M.) dengan mewah dan berjalan lancar.

Mewah, karena banyak pejabat dan tokoh-tokoh lintas organisasi yang hadir. Selain TGB bersama istrinya, juga ada Ibu Wagub NTB Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah. Pak Kapolda NTB dan Pak Dandrem. Ketua PWNU dan PW Muhammadiyah NTB, dua tokoh yang saling berbalas humor dan celetukan berisi.

Selain tokoh ulama yang hadir langsung di arena, ada sekian tokoh nasional dan sesepuh agama yang memberi testimoni secara vitual seperti Komjen Pol Boy Rafly Amar Kepala BNPT, Kiyai Zaim Ahmad Pinpinan Pondok Pesantren Kauman, Kiyai Ali Auliya tokoh Muhammadiyah, ada Rektor IAIN Madura Dr. Muhammad Kasim dan KH. Abdul Aziz Muiz.

Masing-masing tokoh Nasional dan ulama-ulama lintas organisasi tersebut memberikan sambutan atau testimoninya secara virtual dan secara langsung, terhadap kehadiran buku ini. Termasuk pengakuan dan persaksian mereka akan sosok personal Tuan Guru Bajang sendiri.

“Kualitas keilmuan agama yang mumpuni dan kemampuan terjun di dunia nyata di bidang politik menjadikan TGB sangat inspiratif.” Kata KH. Aly Aulia, Lc., M.Hum Direktur Madrasah Muallimin Muhammadiyah Yogyakarta.

Persaksian tokoh Muhammadiyah ini sejatinya tidak berlebihan. Sebagaimana dimaklum, bahwa cucu Pahlawan Nasional asal NTB ini jejak pendidikan S1, S2 dan Doktoralnya di Al-Azhar Cairo Mesir jurusan tafsir al-Qur’an dengan predikat Summa Cum Laude.

Namun, tidak banyak –bila enggan berkata tidak ada– tokoh ulama mumpuni di bidang agama sekaligus lihai di bidang politik. Pada personal Ketua PBNW sendiri dua keahlian itu ditemukan saat ini. Sehingga, “Sosok TGB yang masih muda bisa menjadi inspirasi pemuda-pemuda Muhammadiyah.” Harapan KH. Ali Aulia.

Kekaguman yang sama juga disampaikan oleh Rektor IAIN Madura. Kata beliau, “Keahlian Bapak TGB di bidang tafsir menjadikannya lihai dalam menerjemahkan tafsiran-tafsiran kekinian dalam medan dakwah. Semoga buku ini menjadi refrensi bagi kalangan banyak.”

“Kesan pertama (saya) pada personal TGB, bahwa beliau selalu mengedepankan akhlak. Syukurnya, gerakan dan pemikirannya bisa diterjemahkan oleh buku ini.” Lanjut Dr. Muhammad Kasim.

Keahlian personal Ketua Umum OIAA cabang Indonesia ini di bidang agama dan politik diakui pula oleh Kepala BNPT, “Keulamaan Sang kakek TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid mengalir pada diri TGB dan darah politiknya pun juga ada.” Katanya via webiner.

Ketua PWNU NTB Prof. Dr. Masnun Tahir juga tak ketinggalan mengapresiasi kehadiran buku ini. “Pemikiran Tuan Guru Bajang sudah saatnya ditabur tidak hanya lewat lisan. Tapi, harus lewat tulisan.”

Bahkan kata guru besar yang satu ini, sudah momennya gerakan dan pemikiran TGB hijrah “Wathaniyah ila Nahdliyah”. Maksud beliau, “Wathaniyah” yakni NW dan “Nahdliyah” yaitu NU.

Karena itu, beliau sangat berharap ide-ide besar ulama santun kelahiran Pancor tersebut, tidak hanya menjadi konsumsi warga Nahdlatul Wathan tapi juga untuk Nahdlatul Ulama. Tidak hanya untuk NTB tapi untuk Indonesia tercinta.

Semoga!

Bilekere, 17 Januari 2021 M.

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA