MATARAM – Siswa-siswi SDN 43 Mataram tampil sangat memukau pada penutupan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) Tingkat Kota Mataram Ke-28 di Eks Bandara Selaparang, Kamis (12/12/2024) lalu. Terdapat 13 orang penabuh dan 12 orang penari yang tergabung dalam kesenian Rudat Tabeq Tuan SDN 43 Mataram Bersinar.
Untuk pertama kalinya, SDN 43 Mataram diberikan wadah untuk pertunjukkan seni. Acara penutupan menyisakan kesan yang sangat mendalam bagi seluruh hadirin. Kemeriahan perlombaan dan penampilan seni “rudat tabeq tuan” berhasil mencuri perhatian para penonton.
Dengan gerakan yang selaras dan irama musik live tradisional yang khas ditabuh oleh 13 orang siswa. 12 orang penari mampu menampilkan tarian rudat dengan penuh semangat serta keindahan yang mencerminkan kekayaan budaya lokal.
Para hadirin juga terhipnotis untuk mengikuti gerakan yang sama saat pertunjukkan berlangsung. Ini menunjukkan kebanggaan yang luar biasa terhadap seni budaya daerah serta menjadi aset berharga yang harus dilestarikan.

Para hadirin, termasuk para pejabat dan masyarakat umum, memberikan apresiasi dengan tepuk tangan meriah usai pertunjukan. Penampilan ini juga memperkuat kecintaan terhadap seni budaya tradisional yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas daerah.
Walikota, camat selaparang, para pengawas dan kepala sekolah se-kota Mataram, beserta jajarannya turut hadir dalam acara tersebut. Mereka mengaku sangat terkesan dengan penampilan rudat dari SDN 43 Mataram yang mendominasi acara memberikan suguhan penampilan yang luar biasa.
Kepuasan yang luar biasa sangat dirasakan mereka meskipun masih terbilang sangat muda, koreagrafi dan kelincahan menghipnotis semua mata yang menonton.
Mulya Hidayat Camat Selaparang memberikan apresiasi kepada Siswa-siswi SDN 43 Mataram tim Rudat Tabeq Tuan yang telah berusaha maksimal mensukseskan acara STQH tersebut.
“Penampilan rudat dalam acara penutupan STQH ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk lebih mencintai dan melestarikan seni budaya daerah. Selain itu, penampilan rudat juga diharapkan dapat menarik minat generasi muda untuk mempelajari dan mengembangkan seni tradisional”, tandasnya. (Red)




