Tinggalkan amalan yang berat, dan konsisten dalam beramal || edisi 25 Syawal 1444 H

Tinggalkan amalan yang berat, dan konsisten dalam beramal || edisi 25 Syawal 1444 H

Tidak ada dalam Islam istilah membebani pemeluknya. Segala ajaran yang ada di dalam Islam itu indah dan mudah untuk diamalkan. Islam tidak membebani siapapun dalam beramal, Islam memberikan kemudahan bagi pemeluknya untuk memilih amal yang dianggapnya ringan.

Dari sekian banyaknya amalan yang ada di dalam Islam, tidak seorangpun dibebani untuk melakukan semua amalan tersebut, melainkan mereka disuruh untuk melakukan amalan yang lebih disukai dan manpu dilakukan. 

Dalam agama Islam tidak hanya memandang banyaknya model amalan, akan tetapi yang diperhatikan dan menjadi penilaian utama adalah bagaimana seseorang konsisten dalam mengamalkan sebuah amalan, walaupun amalan yang dilakukan itu tidak banyak jumlahnya.

Amal yang sedikit dilakukan dengan konsisten lebih baik dari amalan banyak yang dilakukan dengan tidak konsisten. Perumpamaan ini persis seperti tetesan air yang sedikit, tetapi terus menerus menjatuhi sesuatu, maka lama kelamaan sesuatu itu akan berbekas. Keadaan sebaliknya adalah bila air dalam jumlah besar menjatuhi sesuatu dalam waktu yang sedikit, maka bekasnya akan sedikit, bahkan bisa jadi tidak ada.

Kaitannya dengan begitu di anjurkannya konsisten dalam mengamalkan ajaran Islam, dapat kita temukan penjelasannya pada kumpulan hadits Sahih Bukhari pada No. Hadist: 41. Berikut teks haditsnya :

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ هِشَامٍ قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي عَنْ عَائِشَةَ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ دَخَلَ عَلَيْهَا وَعِنْدَهَا امْرَأَةٌ قَالَ مَنْ هَذِهِ قَالَتْ فُلَانَةُ تَذْكُرُ مِنْ صَلَاتِهَا قَالَ مَهْ عَلَيْكُمْ بِمَا تُطِيقُونَ فَوَاللَّهِ لَا يَمَلُّ اللَّهُ حَتَّى تَمَلُّوا وَكَانَ أَحَبَّ الدِّينِ إِلَيْهِ مَادَامَ عَلَيْهِ صَاحِبُهُ

Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Yahya dari Hisyam berkata, telah mengabarkan bapakku kepadaku dari Aisyah bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam mendatanginya dan bersamanya ada seorang wanita lain, lalu Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bertanya: “siapa ini?” Aisyah menjawab: “si fulanah”, Lalu diceritakan tentang shalatnya. Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “tinggalkanlah apa yang tidak kalian sanggupi, demi Allah, Allah tidak akan bosan hingga kalian sendiri yang menjadi bosan, dan agama yang paling dicintai-Nya adalah apa yang senantiasa dikerjakan secara rutin dan kontinyu”.

Muhammad fathi 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA