Oleh: Abah Rosela Naelal Wafa
Acara pelantikan dan baiat Pengurus Cabang Nahdlatul Wathan se-Kabupaten Lombok Barat di Bencingah komplek Kantor Bupati di Giri Menang Gerung berjalan lancar dan sesuai dengan standar protokol kesehatan Covid-19.
Acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Lombok Barat pada 3 Februari 2021 M. ini dihadiri oleh banyak pejabat dan tokoh agama, seperti Wakil Gubernur NTB Dr. Ustazah Hj. Siti Rohmi Djalilah, M.Pd., Bupati Lombok Barat Fauzan Khalid, S.Ag., M.Si.
Selain beliau berdua, ada Pak Sekda Lombok Barat, Polres Lobar, Kepala Kantor Kementrian Agama daerah Patut Patuh Patju, dan juga Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) daerah Lombok Barat, dan para Camat se-Lombok Barat.
Prosesi pelantikan ini berjalan lancar dan khidmat. Semua Pengurus Cabang Nahdlatul Wathan se-Kabupaten Lombok Barat dilantik langsung oleh Ketua Pengurus Daerah Nahdlatul Wathan Lombok Barat.
Ketua PDNW Lobar, H. Makmun Ibrahim, S.Ag., MH dalam sambutannya mengatakan bahwa pengukuhan ini merupakan salah satu program Pengurus Daerah sebagai perpanjangan atas amanat PBNW untuk melakukan konsolidasi organisasi berupa Musyawarah Cabang Nahdlatul Wathan se-Kabupaten Lombok Barat.
“Pengukuhan atau pelantikan ini dihajatkan untuk memperkukuh semangat berkhidmat menebar manfaat.” Kata H. Ibrahim selaku ketua umum PDNW Lombok Barat.
Pernyataan Ketua Umum yang belum setahun dilantik ini, sejalan juga dengan amanat organisasi yang disampaikan oleh Dr. Hj. Siti Rohmi Djalilah, M.Pd. dalam sambutannya, ” Tidak ada eksistensi organisasi (NW) tanpa manfaat.”
Dalam penjelasannya, cucu Maulana Syaikh TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Majid ini mengatakan, salah satu manfaat dalam jangka pendek yang mudah dirasakan manfaatnya ialah warga Nahdlatul Wathan sebagai garda terdepan mendukung pencegahan Covid-19 ini.
Medium seperti hiziban, jalan yang tepat untuk melakukan sosialisasi dan mengedukasi jamaah tentang pentingnya menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Jalan dakwah seperti ini telah dicontohkan oleh Al-Magfurulah Maulana Syaikh dan pemimpin kita Tuan Guru Bajang (TGB).
“Kalau kita benar-benar mencintai Al-Magfurulah, mencintai pemimpin kita Tuan Guru Bajang, dan mencintai Nahdlatul Wathan, maka apa-apa yang diajarkan dan dicontohkan oleh beliau, mari kita tanamkan dan laksanakan.” Kata Ummi menyeru.
Bahkan, “Kita ada untuk semata memberikan manfaat.” Tegasnya.
Selain itu, Wakil Gubernur NTB tersebut juga menyeru Pengurus Cabang Nahdlatul Wathan (PCNW) Lombok Barat yang telah dilantik agar bersinergi dengan Pemerintah setingkat di Daerah setempat, bahkan dengan teman-teman di organisasi lain seperti NU dan Muhammadiyah.
“Pastikan kita selalu dalam posisi mensupport kebaikan dan berjuang untuk hal-hal yang baik.” Tegasnya.
Dengan pemahaman dan langkah seperti ini, maka kita tidak akan menemukan kader Nahdlatul Wathan yang merongrong Pemerintah. Dan pastikan, kalau ada yang merongrong Pemerintah yang sah adalah bukan kader kita.
Justru, “Warga NW adalah warga yang pandai menjaga persatuan, toleransi dan saling hormat-menghormati sebagai pondasinya.” Demikian kata ibu Wagub NTB mengingatkan lagi.
“Selamat berjuang, dan jangan lupa bersinergi dengan pemerintah dan organisasi lain.” Tutupnya.
Wa Allah A’lam!
PP. Selaparang, 4 Januari 2021 M.


