Wakil Bupati Lotim : 500.000 Orang di Lotim Mundur Jadi Orang Miskin.

Wakil Bupati Lotim : 500.000 Orang di Lotim Mundur Jadi Orang Miskin.

Sinar5news.com – Selong – Wakil Bupati Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat(NTB) H.Rumaksi,SJ,SH membuka Pembahasan Rencana Program Kerja Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah(TPAKD) Kabupaten Lombok Timur. Senin(24/02/2020).

H.Rumaksi dalam kata pembukaannya memaparkan kondisi masyarakat Lombok Timur yang perlu untuk didorong dalam pengembangan usaha yang dapat menambah taraf hidupnya secara ekonomi. Sehingga Pemkab Lotim berkomitmen untuk terus mengurangi angka kemiskinan.

“Dari data BPS ada sekitar 16,55% masyarakat Lombok Timur yang masuk kategori miskin, itu artinya ada sekitar 300 ribu orang rakyat lotim yang miskin kalau di persentasikan dari 1,3 juta penduduk Lombok Timur. Tapi saya jadi bertanya-tanya dengan data di Departemen Sosial yang mencapai 800 ribu orang,” Ungkap Wakil Bupati Rumaksi.

Hal inilah yang mendasari ide untuk melakukan lebelisasi terhadap rumah-rumah masyarakat yang mendapatkan bantuan secara rutin dari Pemerintah daerah Lombok Timur dengan label “Keluarga Miskin”.

“Akibat kegiatan labelisasi ini, tercata haingga Oktober 2019 kemaren sudah ada 2.700 orang yang mengundurkan diri menjadi orang miskin.setelah saya turun melakukan pelebelan kitaa temukan ada orang masuk kategori orang miskin tapi rumahnya tingkat dua, kalah dia Kepala Dinas,” Papar Rumaksi.

Wakil Bupati sangat ragu dengan data kemiskinan di lotim karena dari data Departemen Agama,masyarakat lotim yang paling banyak daftar tunggu hajinya, saya juga dapat laporan dari diler-diler yang ada yang paling banyak meng inden motor dan mobil juga orang Lombok Timur.

“Dan Alhamdulillah setelah kita adakan kegiatan labelisasi rumah masyarakat yang mengaku miskin, sudah mendapatkan hasil yang cukup bagus, karena dari data di Departemen Sosial saat ini sudah hilang 500.000 orang mengundurkan diri menjadi orang miskin di Kabupaten Lombok Timur ini,” Paparnya yang disambut uplos dari peserta rapat.

H.Rumaksi juga mengapresiasi Kabag Ekonomi yang melouncing Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah(TPAKD) itu dengan harapan akan bisa membloup dan betul-betul mampu memberikan akses kepada masyarakat.

Ia juga menyinggung tentang banyaknya Tim Percepatan – Tim Percepatan yang ditandatangani oleh Bupati tetapi hasilnya belum Nampak. Rumaksi berharap TPAKD betul-betul dirasakan manfaatnya.

“Kita dilombok timur ini sering sekali membuat tim, tim percepatan – tim percepatan sampai habis tanda tangannya Pak Bupati untuk membuat tim, tetapi danpak dari tim itu hampir saya katakana tidak ada,” Ungkapnya.

Mudah-mudahan dengan di bentuknya Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah(TPAKD) betul-betul mampu mendorong atau memberikan akses kepada masyarakat yang membutuhkan. Baik Petani, Nelayan dan Pelaku wisata mendapat akses bisa merasakan kehadiran dari TPAKD.

Wakil Bupati juga mengharapkan kepada OJK(Otoritas Jasa Keuangan) NTB, untuk dapat melakukan pendampingan dan pengawalan terhadap program yang akan dilakukan oleh Tim Percepatan Akses dan Keuangan Daerah(TPAKD) Kabupaten Lombok Timur.(Bul)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA