Sinar5news.com -Jakarta Pemerintah Provinsi Pemprov DKI Jakarta mencari kasus aktif covid-19 di sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka PTM terbatas. Tes polymerase chain reaction (PCR) acak disediakan di satuan pendidikan tersebut.

Yayasan Mi’Rajush Shibyan Nahdlatul Wathan Jakarta bekerja sama dengan puskesmas kelurahan penggilingan Cakung Jakarta Timur melakukan
Tes polymerase chain reaction (PCR) kepada seluruh siswa dan dewan guru serta karyawan yayasan.

Kegiatan ini dilakukan dalam rangka mencari kasus aktif covid-19 di sekolah yang melaksanakan pembelajaran tatap muka PTM terbatas disekolah-sekolah.

Dalam wawancaranya dr Ria Hanaza Rahmadini dari puskes penggilingan menyampaikan ” Pada hari ini pemeriksaan skrining pada pelaksanaan pertemuan tatap muka pada sekolah-sekolah, kali ini adalah kerjasama antara dinas kesehatan dengan dinas pendidikan yang menyatakan bahwa PTM aman dengan cara harus semuanya skrining sekolah sekolah minimal 10% dari sekolah yang ada di lingkungan, jadi hari ini salah satu sekolah yang terpilih adalah Nahdatul Wathan “.

dr Ria juga menyampaikan harapannya kepada kegiatan kali ini ” kerjasama Puskesmas dengan Nahdlatul Wathan sangat baik sangat kooperatif jadi untuk masalah kesehatan semuanya sangat mendukung pemerintah, membantu peserta untuk melakukan skrining hari ini , dan setelah selesai melakukan kegiatan ini mudah-mudahan tidak terjadi lagi penularan dan anak-anak bisa sekolah kita”.




