Bagi siapapun yang bisa melewati bulan puasa Ramadhan ini hingga fase kedua, insyaallah bisa mendapatkan ampunan yang tidak akan diperoleh di bulan-bulan yang lain.
Bulan puasa Ramadhan yang begitu besar, sangat disayangkan apabila sampai ditinggalkan, jangan sampai kita melewatkan hari-hari penuh ampunan yang telah dijanjikan oleh Allah SWT.
Inilah saat yang paling tepat untuk memperbanyak doa serta memohon ampunan kepada Allah SWT atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan di masa lalu.
Keutamaan sepuluh hari kedua adalah bulan maghfirah maka perbanyaklah melakukan salat malam, berdoa , tilawah Qur’an dan berzikir karena pada 10 hari kedua Ramadhan ini.merupakan kesempatan yang diberikan oleh Allah SWT.
Dengan memohon ampunan dengan tulus dan bersungguh-sungguh serta bertobat dari hati yang terdalam insya Allah pasti mendapatkan ampunan.
Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan kepada umatnya doa khusus yang bisa diamalkan di 10 hari kedua bulan puasa Ramadhan ini agar dosa-dosa kita diampuni Allah.
Bulan ramadhan ialah bulan yang penuh kebaikan sejak hari pertama hingga hari terakhir, bulan Ramadhan memang memiliki keistimewaan masing masing di tiap 10 harinya yang masing masing memiliki kebaikan dan pahala yang sama mulianya.
Hal ini merupakan kerugian padahal tersimpan begitu banyak kebaikan di hari hari tersebut. sebaiknya setiap umat mukmin menjalankan ibadah puasa secara menyeluruh dan rajin pada semua hari agar mendapatkan kebaikan dan pahala yang sempurna, keutamaan ramadhan 10 hari kedua adalah sebagai berikut.
a.Akan di naikkan derajad Istiqomah
Sering kita lihat orang orang yang berkurang intensitas ibadahnya di bulan ramadhan pada 10 hari kedua, misalnya menjadi berkurang dalam ibadahnya dalam melakukan ibadah karena mungkin sudah mulai sibuk membeli segala keperluan untuk lebaran dan berkurang frekuensi mengaji atau membaca Al Qur’an dengan alasan yang sama padahal di dalamnya tersimpan banyak kebaikan yang sayang untuk dilewatkan. keutamaan istiqomah dalam beribadah bulan ramahan memiliki pahala luar biasa. Orang yang mampu menjalankan rangkaian ibadan pausa ramadhan secara lengkap di 10 hari kedua bulan ramadhan ialah wujud bahwa orang tersebut memiliki rasa istiqomah karena ibadah yang dijalankannya semata karena Allah.
Orang tersebut akan mendapat pahala ibadah istiqomah yakni pahala yang tidak terputus dari Allah.
b. DiJauhkan dari Godaan Duniawi
Dengan menjalankan rangkaian ibadah bulan ramadhan di 10 hari kedua artinya sebuah bukti bahwa orang tersebut mampu menahan dan menjauhkan dari dari godaan duniawi yang berlebihan tidak seperti banyaknya orang orang yang menghabiskan waktu untuk mengobrol dengan teman temannya dengan alasan buka puasa bersama atau orang orang yang tidak menjalankan ibadah, karena itu kita harus memiliki iman yang kuat.
c. Allah akan mengabulkan Doa Doa kita
Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam Bersabda : “Awal bulan Ramadan adalah Rahmat, pertengahannya Maghfirah, dan akhirnya ‘Itqun Minan Nar (pembebasan dari api neraka).” Pada ramadhan 10 hari kedua ilaah hari hari terbaik untuk berdoa kebaikan dunia dan akherat sebab pada hari hari tersebut Allah memberi kenikmatan dikabulkannya doa hambaNya. Karen doa yang paling mustajab ada di bulan ramadhan.
d. Akan di mudah kan jalan hidupnya dan Ibadah Ramadhannya
… dan bertakwalah kepada Allah agar kalian sukses/ berhasil
(Q.S alBaqoroh:189, Ali Imran:130, Ali Imran:200).
Merupakan bukti bahwa seseorang mencapai sukses dalam menjalankan hidup dan kehidupan serta diterima segala ibadah ramadhannya serta suskes dunia akherat menurut islam ialah mampu menjadi duniawi hanya sebagai jalan untuk mendapat kebahagiaan di akherat.
e. Alah akan berikan kemudahan Mendapat kemudahan hingga Ramadhan berikutnya “Allah menginginkan bagimu kemudahan dan tidak menginginkan kesukaran untukmu. Dan hendaknya kalian sempurnakan bilangannya dan bertakbirlah (mengangungkan kebesaran) Allah sesuai dengan yang Allah berikan petunjuk kepada kalian agar kalian bersyukur”
(Q.S al-Baqoroh: 185).
Allah memberikan kemudahan bagi orang yang menjalankan ibadah ramadhan di 10 hari kedua dengan diberika kekuatan agar mampu selesai hingga akhir ramadhan. pahala berdzikir di bulan Ramadhan dapat dijalankan terus menerus hingga 10 hari kedua bulan ramadhan dan hingga akhir ramadhan sehingga mendapat kemudahan yang luar biasa dari Allah dalam setiap jalan kehidupan dunia akherat.
f. Allah akan kuatkan Iman untuk menghadapi cobaan.
“Jika engkau mendengar Allah berfirman: Wahai orang-orang yang beriman, maka pasang pendengaran baik-baik karena padanya (pasti terdapat) kebaikan yang diperintahkan atau keburukan yang akan dilarang” (riwayat Ibnu Abi Hatim dalam Tafsirnya dan Abu Nu’aim dalam Hilyatul Awliyaa’). Orang yang menjalankan ibadah di ramadhan 10 hari kedua akan memiliki rasa iman yang lebih dalam karena ketekunan dan karena wujud istiqomahnya.
7. Menguatnyany rasa syukur atas segala nikmat yang Allah telah kuberikan.
Memiliki kemampuan menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa dari sejak terbit fajar shadiq hingga terbenamnya matahari (asy-Syarhul Mumti’ ala Zaadil Mustaqni’).
Merupakan bukti bahwa manusia bersyukur sebab tidak semua orang diberi nikmat mendapat umur dan kesempatan untuk menjalankan ibadah ramadhan di 10 hari kedua.
g. Mudah di Dunia dan Akherat
Ayat ke-184 Surat al-Baqoroh (pada) hari-hari yang tertentu. Barangsiapa yang sakit atau safar, maka mengganti di hari lain. Bagi orang yang mampu, maka ia membayar fidyah memberi makan orang miskin. Barangsiapa yang dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan (membayar kelebihan), maka itulah yang lebih baik baginya. Dan berpuasa lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Ibadah puasa ramadhan di 10 hari kedua mudah dijalankan bagi orang yang ikhlas, bagi yang berhalangan boleh mengganti di hari lain dan akan tetap mendapat pahala yang sama seperti ketika Ramadhan.
h. Insya Allah Kebaikan yang telah tertanam dlm diri kita akan Lebih diprluas dan di petajam
…setiap orang miskin (diberi) setengah sho’
(H.R alBukhari no 1688 pada bab al-Ith’aam fil fidyah nishfu sho’ dan Muslim no 2080).
Di dalam menjalankan ibadah di.bulan ramadhan pada hari ke 10 yang kedua menjadi sebuah kenikmatan batiniah karena diberi jalan menuju berkah Allah SWT
i. Insya Allah akan Mendapat Malam ” lailatul Qodar”
“Sesungguhnya Kami menurunkan (alQuran) pada Lailatul Qodr”
(Q.S al-Qodr:1).
Di setiap malam orang yang menjalankan ibadah ramadhan hari hari ke 10 yang kedua akan mendapat petunjuk dari Allah sehingga orang tersebut mampu menikmati indahnya Ramadhan dan diberi kekuatan agar bisa menjalankan ibadah hingga bertemu ramadhan yang akan datang. Sl-Quran sendiri diturunkan setelah melewati 24 dari Ramadhan
(H.R Ahmad dari Watsilah bin Asqo’, al-Munawi menyatakan bahwa para perawinya terpercaya, dan dihasankan oleh al-Albany).
Malam Lailatul Qadar di peruntukan bagi orang 2 yang quantum khotimah karena merupakan malam mulia,(,malam 1000 bulan )
J. Di berikan jalan kemudahan bila menghadapi kesulitan dalam setiap masalah(solusi)
Jelas bahwa Allah memberi kemudahan bagi orang yang ikhlas bisa menjalankan pengabdian pada Allah berikhtiar mencari bekal kelak di.panggilal Allah,dengan menjadi orang yang bermanfaat bagi orang lain
“…agar kalian bertakwa
(Q.S al-Baqoroh:183). Orang yang menjalankan ibadah ramadhan di 10 hari kedua akan memiliki kecerdasan pikir, kecerdasan rasa.dan kecerdasan cipta serta memiliki skill yang tangguh.
k. Allah akan Menguatkan jiwa kita.
…sebagaimana diwajibkan kepada umat sebelum kalian…(Q.S al-Baqoroh:183).
Orang orang jaman dahulu yang sholeh yang menjalankan ibadah Ramadhan di 10 hari kedua mendapat kekuatan dari Allah agar bisa dan mampu menyelesaikan setiap persoalan hidup secara arif dan bijak.sana.
l. Menjadi Pribadi tangguh, tanggap, robbin dan tanggung jawab
“…sesungguhnya aku bernadzar puasa untuk arRahman (Allah) sehingga aku tidak akan berbicara pada hari ini dengan manusia manapun”
(Q.S Maryam:26).
Menjadi orang yang mampu menjalankan ibadah ramadhan di 10 hari kedua dan mampu.membias pada sikap dan perilaku yang kehadirannya sangat di tunggu ,karena memang dibutuhkan orang lain
*Rabbanaa Laa Tuzigh Quluubanaa Ba’da Idz Hadaitanaa wa Hab Lana Mil-Ladunka Rahmatan Innaka Antal-Wahhaab*
_Artinya: “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia).”
m. Senang bersedekah agar hati kita menjadi.tentram da damai* Ibnul Qoyyim mengatakan,
*أنها تقي مصارع السوء وتدفع البلاء حتى إنها لتدفع عن الظالم وتطفئ الخطيئة وتحفظ المال وتجلب الرزق وتفرح القلب وتوجب الثقة بالله وحسن الظن به*
Sungguh bersedekah itu mencegah kematian yg jelek, mencegah bala’ sampai penggemar maksiat pun terjaga dari bala’ karena rajin bersedekah, menghapus dosa, menjaga harta, mendatangkan rezeki, membuat gembira hati dan menyebabkan hati yakin dan baik sangka pada Allah*.” (Uddah ash-Shabirin hlm 490)
Sebenarnya bukanlah orang faqir dan miskin yg membutuhkan sedekah kita tetapi kitalah yg butuh utk bersedekah agar kita tertolak bala dan wafat dlm keadaan husnul khatimah.
Allah mencintai orang yg bersedekah walau ia seorang yg suka maksiat karenanya Allah menghapus dosanya dgn sedekah tsb selama ia bersumber dari harta yg halal dan Allah menyelamatkannya dari musibah.
Tidak ada yg pernah berkurang dari sebuah pemberian, yg ada hanyalah bertambah keberkahan rizqi.
“Bentengilah harta kita dgn zakat dan sedekah bukan dgn bersikap kikir dlm mengeluarkannya di jalan Allah.” Sedekah imembuat kita gembira, maka kalau kita sering sedih dan galau itu tanda kurang sedekah.
Sedekah itu membuat kita berprasangka baik kepada Allah, bahwa semua yg kita belanjakan di jalanNya pasti akan diganti.
DOA TAUBATNYA NABI YUNUS A.S
*•لاَ إِلَهَإِلاَّأَنْتَ، سُبْحَانَ*
Laa ilaaha illa anta. Subhaanaka, innii kuntu minaz zhaalimiin
Tiada tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang-orang yang xhalim
Semoga kita menjadi penyebab baiknya diri dan orang lain
Semoga kita senantiasa bersyukur, lebih bermanfaat dan lebih baik lagi.aamiin
Mari selalu berusaha tiap hari tambah ilmu akherat, selalu semangat Tholabul ilmi.




