Sinar5news.com – Masyarakat pondok kopi Jakarta timur khususnya kampung rawa jaya RT 06/04 mengapresiasi kepada 5 mahasiswa universitas Esa Unggul Fakultas ilmu komunikasi atas penyuluhan tentang pentingnya penghijauan di daerah padat penduduk.
Kegiatan ini dilaksanakan dalam tugas KKP (Kuliah Kerja Praktek) yang diberikan kampus kepada mahasiswa, dalam penyuluhan ini masyarakat diajak untuk menyadari manfaat bertanam di tengah padatnya penduduk ibu kota yang saat ini mulai dilupakan masyarakat karena kesibukan beraktivitas.

Pelestarian lingkungan hidup perkotaan Lahan hijau semakin sulit ditemukan, apalagi di kota-kota besar. Hampir sebagian besar lahan telah beralih fungsi menjadi bangunan-bangunan yang menjulang tinggi. Di daerah perkotaan kita akan jarang menjumpai tanah lapang dengan pohon-pohon yang tinggi.
Tidak heren pencemaran udara menjadi masalah utamanya. Di Perkotaan polusi udara merajalela disebabkan banyak pabrik yang beropersi serta kendaraan yang pastinya begitu padat. Selain itu, disebabkan kurangnya pepohonan hijau yang dapat mengikat gas polutan seperti karbondioksida. Gas karbondioksida yang terlepas ke udara akan mencemari udara.

Bukan hanya pencemaran udara, di perkotaan juga kerap terjadi banjir. Bencara banjir terjadi akibat sempitnya lahan hijau. Lahan hijau dibabat kemudian didirikan bangunan-bangunan hunian maupun perindustrian. Adanya bangunan tersebut membuat air hujan terhambat dan tidak dapat terserap secara optimal ke tanah, sehingga memicu adanya banjir.

Maka dari itu perlu adanya penghijauan di perkotaan, seperti di Kota jakarta dan sekitarnya. Penghijauan merupakan suatu upaya untuk mengembalikan dan meningkatkan efektivitas lahan agar dapat berfungsi dengan baik dan secara optimal. Sebagai pengatur tata air untuk mencegah banjir maupun untuk melindungi lingkungan yaitu mencegah timbulnya pencemaran. Penghijauan juga dapat diartiakan sebagai kegiatan penanaman pohon pada lahan yang kosong di luar kawasan hutan.



