KELUARGA BESAR YADA’I & AL AQIDAH JAKARTA, ZIARAH MAKAM KH. HASYIM ADNAN

KELUARGA BESAR YADA’I & AL AQIDAH JAKARTA, ZIARAH MAKAM KH. HASYIM ADNAN

sinar5news.com – Al-Maghfurlah KH. M. Hasyim Adnan, BA adalah seorang Ulama, Hafidz Al Qur’an dan aktivis dakwah serta Da’i kondang di era tahun 1980-an di Ibu Kota Jakarta. Beliau lahir di Tegal, Jawa Tengah, pada tanggal 3 Mei 1939 dan wafat di Jakarta, pada tanggal 6 Maret 1988/17 Rajab 1408 H.

Dalam sejarah singkat yang disampaikan oleh Pimpinan STAI Al Aqidah Al Hasyimiyyah Jakarta kepada redaktur SinarLima sore ini bahwa pada tahun 1965 Kyai Hasyim dalam panggilan populernya, berangkat hijrah ke ibukota Jakarta atas perintah gurunya, yakni KH. Mahrus Ali, seorang ulama terkemuka, pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur.

Selanjutnya di Jakarta, beliau banyak aktif berkiprah dalam dunia dakwah membimbing dan mengayomi umat dengan keliling dari satu masjid ke masjid yang lain. Dalam menyampaikan materi ceramahnya, sangat terkenal ungkapannya menyapa dan mengguyon jama’ah nya yang hadir dengan ungkapan: “Cok Galicok Galagacok…Cocok!”.

Dalam komentar lebih lanjut dari Direktur Media SinarLima ini menyebutkan bahwa “Almaghfurulah Kyai Hasyim Adnan itu adalah sosok ulama kharismatis yang ternyata memang seorang hafidz Al Qur’an dan aktivis dakwah yang handal. Beliau memiliki kemampuan dan daya orasi yang memukau, sehingga dikenali pula sebagai seorang aktivis dakwah, orator ulang. Keberadaan beliau menurut Muslihan adalah seorang sosok ulama yang hidup penuh makna dan penuh berkah. Hari demi harinya keliling berdakwah membimbing dan menuntun umat. Siapa yang tidak kenal Beliau di Ibukota Jakarta ini”. Ungkapnya.

Dijelaskan lagi bahwa ” Memang beliau Al-Maghfurlah Kyai Hasyim diberikan umur oleh Allah SWT dengan umur yang relatif pendek, yakni wafat di usia 48 tahun, tapi umur beliau penuh makna dan penuh berkah yang patut diteladani. Salah satu karya nyatanya yang penuh berkah sampai saat ini adalah mendirikan perguruan tinggi Al Aqidah Jakarta. Dari kampus ini, telah lahir dan tercetak ribuan sarjana yang saat ini banyak berkiprah mrngabdi dan berkhidmat diberbagai instansi pemerintah dan swasta di seantero wilayah Indonesia”. Imbuhnya

Dalam riwayat hidup singkat yang ditambahkan oleh salah seorang putrinya, yakni Ustadzah Aida Maqbulah, MA bahwa ayahnya Kyai Hasyim itu dulu wafat di Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih Jakarta Pusat pada pukul 04.00 dinihari dan kemudian beliau di makamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Divak, Jl. Ts Tubun, No. 2, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Di TPU ini, memang banyak tokoh agama dan negara serta pahlawan nasional yang dimakamkan, seperti Dr. Mohammad Natsir, Hj. Fatmawati isteri Presiden Soekarno dan lain-lainnya. Ada juga Makam beberapa Seniman tersohor Indonesia, seperti Chairil Anwar, Ismail Marzuki dan lainnya.

Lebih jauh diceritakan lagi oleh Wakil II STAI Al Aqidah Al Hasyimiyyah Jakarta tersebut bahwa ayahnya Kyai Hasyim Adnan adalah seorang da’i dan juga pendidik. Dalam konteks pendidikan, maka pada tahun 1978 Kyai Hasyim Adnan di tempat tinggalnya di Kayu Manis Barat, Matraman, Jakarta Timur mendirikan sebuah perguruan tinggi dalam bidang dakwah yang disebut Akademi Dakwah, kemudian selanjutnya disingkat AKIDAH. Singkatan ini, kemudian dalam dinamika Perguruan Tinggi ini berkembang menjadi Al Aqidah. Oleh karenanya, hingga hari ini kampusnya dikenal dengan kampus Al Aqidah yang kemudian bernaung pada Yayasan Dakwah Syi’arul Islam (YADA’I).

Selanjutnya, aktivis Muslimat NU Jakarta ini menyebutkan pula ke awak media SinarLima bahwa untuk niat syukur kepada orang tua dan mengenang jasa-jasa besar al-maghfurlah KH.Hayim Adnan, maka KH. Jamaluddin F. Hasyim, MH selaku pimpinan YADA’I saat ini, menggagas kegiatan HAUL ayahnya KH. Hasyim yang dipermanenkan setiap tahunnya, yakni pada setiap bulan Sya’ban di hari Jum’at pada minggu ke-3 nya. Penetapan ini, menurutnya mengacu pada hari wafatnya KH Hasyim Adnan, yakni pada tanggal 17 Rajab 1408 dalam Kalender Hijriyah.

Dalam konfirmasi yang diterima media Sinar Lima dari KH. Jamaluddin F. Hasyim, selaku pimpinan YADA’I menyebutkan bahwa dalam catatan wafatnya Ayahanda Beliau, KH. Hasyim Adnan tertulis/tercatat, pada Ahad pukul 04.00 di tanggal 6 Maret 1988/17 Rajab 1408 H. Dengan demikian, menurutnya hari ini, 9 Februari 2023/17 Rajab 144 H, secara hitungan kalender Hijriyah, maka tepat sebagai Haul nya yang Ke 36 tahun atau tahun Ke-35 dari kalender Masehi.

Dalam konfirmasi lebih lanjut ditambahkan oleh Ustadzah Aida dengan mengatakan bahwa hari ini, Rabu 17 Rajab 1444 H atau 8 Februari 2023, kami dari
Keluarga dan bersama pengurus YADA’I, dan bersama pula pimpinan Kampus Al Aqidah, Ma’had Aly dengan mahasiswanya serta pimpinan unit-unit sekolah dengan siswa-siswinya melakukan kegiatan Ziarah Makam bersama ke Makam KH hasyim Adnan di TPU Karet Divak, Jakarta Pusat.
Kegiatan Ziarah Makam tersebut adalah pra acara dalam rangka HAUL Ke-35 KH. Hasyim Adnan yang puncak kegiatannya akan diselenggarakan pada hari Jum’at, tanggal 10 Februari 2023.

“Dalam Kegiatan ziarah Makam hari ini, selain dihadiri oleh segenap keluarga besar Kyai Hasyim dan Jajaran YADA’I, dihadiri pula oleh jajaran pimpinan dan mahasiswa kampus Al Aqidah bersama Ma’had Aly dan pimpinan unit-unit sekolah SMP dan SMK di bawah YADA’I dengan siswa-siswinya serta tokoh-tokoh masyarakat dan jama’ah Majlis Taklim Masjid Al Muntaha, kampus Al Aqidah Jakarta”. Imbuhnya ke media Sinar Lima.

Dalam pantauan Sinar Lima hari ini, memang kegiatan Ziarah Makam KH Hasyim Adnan di TPU KARET DIVAK Jakarta Pusat nampak ramai rombongan yang hadir dan dilakukan dengan penuh rasa khidmat. Sejumlah rombongan duduk mengelilingi pusaranya Kyai Hasyim dan mengikuti pembacaan Surah Yasin, Tahlil dan Doa yang langsung dipimipin oleh Ketua YADA’I, KH. Jamaluddin F. Hasyim.

Akhirnya, kami dari Media Sinar Lima turut bahagia dan mendoakan, Semoga Haul Ke 35 KH. Hasyim Adnan dan serangkaian acara Haul, termasuk ziarah Makam dan khotaman Al Qur’an hari ini, semuanya lancar dan penuh berkah. Aamiin. (Red)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA