Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
الحمد لله الذي قال: وَاذْكُر رَّبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ .ثم الصلاة مع السلام سرمدى على سيدنا محمد خير الأنام، واله وصحبه اجمعين اما بعد
Yang terhormat : Pengurus Masjid…., para hujjaj, para asatidz dan segenap jamaah shalat isya dan tarawih yang dirahmati Allah SWT.
Marilah kita panjatkan Puji dan syukur kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang telah memerintahkan kepada hambanya untuk banyak berdzikir kepada-nya sebagai sarana membangun koneksi dengannya.
Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurahkan kepada Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam sebaik-baik manusia yang mengabdikan dirinya kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Jamaah Shalat tarawih yang berbahagia
Secara sederhana, berdzikir dapat diartikan dengan menyebut atau mengingat. Berdzikir kepada Allah berarti menyebut atau mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala dalam berbagai kondisi dan diberbagai tempat yang ada di alam ini. Selama tempat itu bersih, maka selama itu pula dibolehkan berdzikir padanya.
Orang yang banyak berdzikir, baik itu dengan membaca tasbih, Shalat, shalawat, tahmid, tahlil, wirid, membaca Al-Qur’an dan lain sebagainya dari amalan yang bisa digunakan untuk mengingat sang pencipta, berarti telah menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan merealisasikan anjuran dzikir yang tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Ahzab ayat 41-42:
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اذْكُرُوا اللَّهَ ذِكْرًا كَثِيرًا. وَسَبِّحُوهُ بُكْرَةً وَأَصِيلًا
Hai orang-orang yang beriman, berzdikirlah (dengan menyebut nama) Allah, zikir yang sebanyak-banyaknya. Dan bertasbihlah kepada-Nya diwaktu pagi dan petang. (QS. Al-Ahzab: 41-42)
Anjuran tentang berdzikir juga terdapat pada surat Ali Imran ayat 41:
وَاذْكُر رَّبَّكَ كَثِيرًا وَسَبِّحْ بِالْعَشِيِّ وَالْإِبْكَارِ
Dan sebutlah (nama) Tuhanmu sebanyak-banyaknya serta bertasbihlah di waktu petang dan pagi hari. (QS. Ali Imran: 41)
Pada ayat yang telah disebutkan di atas, Allah memerintahkan kepada hambanya untuk berdzikir dengan jumlah yang sebanyak-banyaknya, baik itu diwaktu petang ataupun di pagi hari nya. Ini menunjukkan tentang begitu pentingnya dzikir bagi manusia, serta begitu bermanfaatnya dzikir bagi mereka.
Perlu diperhatikan, bahwa pencipta lebih tahu segala hal tentang apa yang diciptakan. Maka, apabila Allah menyuruh manusia selaku hamba ciptaannya untuk berdzikir, berarti dia telah mempersiapkan hak istimewa bagi hamba yang mentaati perintah nya untuk terus berdzikir kepada-nya dengan tulus dan ikhlas.
Jamaah Shalat tarawih yang berbahagia
Hamba yang membutuhkan pertolongan dan Ridha Allah Subhanahu Wa Ta’ala, tentu tidak akan menyia-nyiakan perintah Tuhannya untuk membiasakan diri banyak mengingatnya. Lebih lagi pada bulan Ramadhan yang penuh dengan keberkahan ini, akan menjadi momen utama untuk banyak mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Pada bulan Ramadhan inilah momen yang paling berharga bagi hamba Allah untuk banyak mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Karena padanya berkumpul dua keutamaan besar yaitu: keutamaan banyak berdzikir dan keutamaan beramal dibulan suci Ramadhan.
Sudah banyak disampaikan oleh para da’i melalui ratusan bahkan ribuan corong masjid yang ada di tanah air ini tentang begitu banyaknya keutamaan yang ada dibulan Ramadhan, diantara-Nya adalah dilipat gandakan ganjaran pahala amal yang dilakukan didalam-Nya, serta diampuninya dosa hamba-Nya.
Adapun di antara keutamaan dzikir yang sangat dahsyat adalah : Bila seorang hamba mengingat Allah, maka Allah pun mengingat hamba yang mengingatnya. Ini adalah sebuah timbal balik antara khalik (Allah) dan makhluknya (manusia) yang sangat luar biasa. Keterangan ini sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an surat Al-Baqarah ayat 152.
فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ
Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku. (QS. Al-Baqarah: 152).
Sebuah keberuntungan besar bagi seorang hamba yang banyak berdzikir di bulan suci Ramadhan dan merupakan hal yang sangat luar biasa, karena melakukan amalan besar pada bulan yang memiliki banyak keutamaan besar.
Jamaah Shalat tarawih yang berbahagia
Kalau ada seorang laki-laki yang tidak kenal siang dan malang chattingan dengan pacarnya yang selalu memberikan harapan indah kepadanya, maka tidak heran terhadap seorang hamba di bulan penuh keberkahan ini yang tidak kenal lelah siang dan malam selalu terlihat semangat dalam berdzikir mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala. Sesama manusia saja bisa mesra sampai lupa waktu, lalu bagaimana dengan yang maha kuasa, pencipta dan pengatur alam semesta, tentu mengingatnya lebih indah dan lebih menyenangkan.
Mudah-mudahan Allah Subhanahu Wa Ta’ala memberikan kita kekuatan untuk senang dan Istiqomah dalam siang dan malam harinya untuk terus berdzikir mengikat-Nya. Karena mengingat Allah Subhanahu Wa Ta’ala merupakan hal yang sangat besar dalam Islam. Keterangan ini sebagaimana disebutkan di dalam Al-Qur’an :
وَلَذِكْرُ اللَّهِ أَكْبَرُ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ مَا تَصْنَعُونَ
Dan sesungguhnya mengingat Allah (shalat) adalah lebih besar (keutamaannya dari ibadat-ibadat yang lain). Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. (QS. Al-Ankabut: 45)
Demikian kultum yang bisa saya sampaikan pada malam ini. Mudah-mudahan ada manfaatnya bagi kita semua.
Wallahul mafiq Wal Haadi ilaa Sabilirrasyad
Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Oleh: Muhammad Fathi




