Sinar5news.com – Lombok Timur – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 di Kabupaten Lombok Timur resmi dibuka. Acara tersebut dihadiri Kasi Ter Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Irawan Agung Wibowo,ST,S.Tr (Han) Komandan Kodim 1615/Lombok Timur, Letkol Inf.Eky Anderson, Sekda Lotim H.M.Juaini Taofik, pimpinan OPD dan tokoh agama, tokoh masyarakat setempat. Bertempat di lapangan Umum Suralaga. Rabu (22/04/2026)
Kasi Ter Korem 162/Wira Bhakti, Kolonel Czi Irawan Agung Wibowo, S.T., M.Tr.(Han) dalam sambutannya menegaskan bahwa TMMD ke 128 di Kabupaten Lombok Timur merupakan bentuk kemanunggalan TNI dan rakyat dalam mempercepat pembangunan wilayah yang tertinggal dan terisolir.
“Melalui sinergi ini, kita ingin mendorong agar kemanunggalan TNI dan masyarakat terus terjalin dalam pembangunan agar berdampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu Sekda Lotim dalam sambutannya berharap Program TMMD ke 128 skan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya di Desa Paok Lombok, Kecamatan Suralaga.
“Alhamdulillah program Kodim 1615 melalui TMMD ke -128 memang sangat dinantikan oleh masyarakat, khususnya Desa Paok Lombok. Sejak tahun 2019 masyarakat telah mengajukan permohonan pembukaan Jalan Usaha Tani karena sangat berpengaruh terhadap hasil produksi pertanian,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur dalam program TMMD mencakup saluran irigasi sepanjang 1.000 meter dengan lebar bahu jalan 5 meter, yang melintasi area persawahan seluas sekitar 30 hektar dan mencakup empat dusun. Aliran irigasi tersebut bahkan akan terhubung hingga Desa Gerung Permai.
Selain pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) dan irigasi, program fisik lainnya meliputi pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH), MCK, serta sumur bor. Juaini menilai program TMMD memiliki keunggulan dibanding proyek reguler karena dilaksanakan secara swakelola dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat.
“Ukuran sukses TMMD bukan hanya integrasi TNI dan Pemda, tetapi juga banyaknya swadaya masyarakat yang ikut gotong royong. Ini yang membuat efisiensi dan dampaknya lebih terasa,” jelasnya.
Dari sisi non fisik, program TMMD juga menghadirkan penyuluhan terkait stunting, wawasan kebangsaan, bela negara, serta bahaya narkoba.
“Program non fisik ini sangat dirasakan masyarakat karena langsung menyentuh kehidupan rumah tangga,” tambahnya.
Komandan Kodim 1615 / Lombok Timur Letkol. inf. Eky Anderson menjelaskan sasaran fisik TMMD meliputi perabatan JUT sepanjang 60 meter dengan betonisasi, serta pentalutan sepanjang 1.130 meter. Selain itu, juga dilakukan pembangunan lima titik sumur bor, MCK, rehab RTLH, penanaman 1.000 pohon, dan berbagai penyuluhan.
“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Daerah Lombok Timur yang telah mendukung penuh kegiatan TMMD ke-128, baik dari sisi anggaran, tenaga, maupun peralatan,” pungkasnya.(red)



