Nyai Hj. Tjitjik Mursyidah di Wisuda Tasmi’ Al Fath Jalen: Al-Qur’an Adalah Teman Setia di Alam Kubur
BEKASI, Sinar5news.com – Suasana khidmat dan penuh haru menyelimuti acara Wisuda Tasmi’ Hifzhil Qur’an Angkatan V Pondok Pesantren Al Fath Jalen, Bekasi. Di hadapan para santri dan wali santri, tokoh sesepuh sekaligus Dewan Penasihat Ma’had Al Fath Jalen, Nyai Dra. Hj. Tjitjik Mursyidah Muqaffi, memberikan tausiyah yang menyentuh hati tentang pentingnya Al-Qur’an sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.
Dalam ceramahnya, beliau menekankan bahwa keberhasilan santri menghafal Al-Qur’an bukan sekadar prestasi akademik, melainkan investasi keselamatan bagi orang tua di alam barzakh kelak.
Doa Ibu Menembus Langit
Mengawali tausiyahnya, Nyai Tjitjik mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur dan mencintai Al-Qur’an. Beliau mengisahkan sebuah cerita hikmah dari zaman dahulu di Kota Bashrah tentang seorang ibu yang membawa anaknya yang nakal kepada seorang ulama besar.
“Seorang ibu membawa anaknya sambil menangis karena sang anak selalu menyakiti hati keluarga dan tidak mau mendengar nasihat. Namun, ulama tersebut justru berpesan kepada sang ibu: ‘Engkau adalah ibunya, yang mengandung dan melahirkannya. Doamu menembus langit. Bangunlah di tengah malam, doakan anakmu kepada Allah,’” urai Nyai Tyitjik menceritakan kisah tersebut.
Hasilnya, sepuluh tahun kemudian anak tersebut menjadi sosok yang luar biasa. Beliau berpesan kepada santri Al Fath Jalen agar jangan pernah berhenti meminta doa kepada orang tua. “Selama kalian masih punya ayah dan ibu, mintalah doa. Doa mereka adalah kunci kesuksesan kalian,” tegasnya.
Al-Qur’an: Teman di ‘Rumah yang Kosong’
Nyai Tyitjik juga mengingatkan para hadirin tentang hakikat kematian. Beliau menyebut bahwa alam kubur adalah “Anak Baitullah” atau rumah yang sunyi dan kosong. Di tempat itulah, manusia akan merasa kesepian kecuali jika ia membawa “teman”.

“Suami tercinta atau anak-anak tidak akan ikut masuk ke liang lahat. Tapi ketahuilah, Al-Qur’an-lah yang akan menjadi teman kalian. Para santri yang menghafal Qur’an sejatinya sedang menyiapkan teman untuk orang tuanya di alam kubur nanti,” ungkap beliau disambut isak haru para wali santri.
Beliau menambahkan bahwa di tengah zaman yang serba digital, di mana banyak anak kecanduan gadget, kehadiran para penghafal Al-Qur’an di Pondok Pesantren Al Fath Jalen adalah anugerah yang luar biasa.
Obat Hati dan Kunci Kebahagiaan
Menutup ceramahnya, Nyai Tjitjik mengutip filosofi Tombo Ati (Obat Hati). Beliau mengajak para jamaah untuk tidak hanya menghafal, tetapi juga merenungi makna Al-Qur’an agar hati menjadi tenang dan raga menjadi sehat.
“Banyak orang cantik, tampan, dan kaya tapi tidak bahagia. Kenapa? Karena hatinya kosong. Sumber bahagia itu Allah, dan petunjuknya ada di Al-Qur’an. Jika ingin sehat dan panjang umur, dekati Al-Qur’an,” pesannya kepada para bapak dan ibu yang hadir.
Apresiasi untuk Al Fath Jalen
Sebagai bagian dari keluarga besar sekaligus penasihat pesantren (ibunda dari Ananda Naili dan Muhammad Yasin, serta kerabat dari Kyai Muhammad Zaki dan Kyai Yasin), Nyai Tjitjik mengaku sangat bangga dengan perkembangan santri angkatan V ini.
“Meski tadi ada yang wisuda Juz 30, saya berdoa mudah-mudahan di momen berikutnya bisa tuntas sampai 30 Juz. Terima kasih kepada para wali santri dari Jawa, Madura, hingga Bekasi yang telah mempercayakan putra-putrinya di sini. Semoga mereka menjadi anak-anak yang membahagiakan dunia dan akhirat,” pungkasnya.
Acara Wisuda Tasmi’ ini menjadi bukti nyata bahwa Pondok Pesantren Al Fath Jalen terus berkomitmen mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. (Red)
DATA PENULIS
-
Nama: Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM (Ust. Amrullah)
-
Profesi: Jurnalis Sinar5News.com & Guru BK (SMP NW/Lab Jakarta)
-
Dakwah: Khatib Jum’at DKI Jakarta & Bekasi, Penulis Naskah Khutbah Nasional.
-
Spesialisasi: Penggagas Metode Al Akrom (5 Jam Bisa Baca Al-Qur’an) & Pengajar Tahsin/Tafsir.
-
Karya: Penulis puluhan buku & Pencipta 12 album lagu religi.
-
Media: YouTube: Abu Akrom Channel & SinarLIMA TV
-
Kontak: 0878-8727-0732




