Seorang tokoh asal lombok yang berprofesi sebagai QORI di jakarta sudah menetap dijakarta , merasa perlu angkat bicara atas telah selesainya dilaksanakan MTQ tingkat propinsi NTB baru baru ini. Kemudian akan menghadapi MTQ Nasional di Jawa tengah beberapa bulan kedepan, insya Allah di bulan September 2026 akan datang.
Momentum Musabaqoh Tilawatil Quran nasional atau pentas lomba seni baca Quran MTQ Nasional yang melombakan sekita 12 cabang lomba , akan segera diadakan oleh pemerintah kita .
Nah, melihat kesiapan kafilah NTB untuk ke MTQ Nasional. Kami selaku pecinta dunia seni baca Al-Qur’an, dalam hal ini mengapresiasi, memberikan support dan bantuan terhadap Pemda NTB cq. LPTQ propinsi NTB di dalam penguatan p pembinaan peserta kafilah NTB dalam bentuk TC. Secara menyeluruh. Hal ini perlu dilakukan di jakarta dengan menghadirkan para pelatih – pelatih yang terbiasa menjadi dewan hakim pada level nasional.
” Bila kita melihat ke belakang di tahun tahun 1980-an kafilah MTQ NTB di kancah Nasional sangat sangat diperhitungkan bobot dan ketangguhan serta prestasi yang diraihnya di mana itu NTB selalu masuk kategori lima besar Nasional “. Ungkapnya pada media.
Belakang ini lanjutnya, kebesaran nama dan kekuatan kontingen NTB sangat lemah menurun drastis dari lima besar melorot ke rengking diatas 10. Berarti ada yang salah dalam level pembinaan. Tentu ketua LPTQ NTB yang paling bertanggung jawab atas kemunduran hasil prestasi daerah yang jauh dari harapan kita.
” Padahal Gubenur selaku pembina selalu mengingatkan stakeholder pengurus LPTQ NTB agar bangun kolaborasi sinergitas terhadap warga masyarakat Lombok dan NTB di Jakarta selaku yang membawa nama baik LPTQ dan NTB pada umumnya.
Sambung beliau, Dalam rangka mengejar ketinggalan prestasi. Kami siap bersedia bekerja sama dan mendukung penuh kafilah atau kontingen NTB segara di masukkan kamp pembinaan pemusatan latihan di Jakarta sebagaimana arahan gubenur NTB.
Untuk pemusatan latihan LPTQ NTB segera berkolaborasi dengan pelaku pelaku sejarah warga ntb yang berdomisili di jakarta, bahkan kami ada wadah tempat berbagi sesama warga perantau yaitu ( Himpunan masyarakat Lombok ) juga siap untuk mensupport pelatihan dan pemusatan pembinaan di maksud. Jelasnya.
Beliau harapkan. Ketua LPTQ NTB segera merespon cepat ajakan kolaborasi melakukan koordinasi sehingga harapan masyarakat luas agar kontingen NTB tetap masuk lima besar terus terjaga di pentas nasional. Niat baik tersebut harus dirawat dijaga karena ini zaman kolaborasi untuk sama – sama meningkatkan prestasi kafilah NTB di kancah Nasional, Pungkasnya ( Red )




