Cegah Kebakaran Sejak Dini: Damkar Duren Sawit Beri Edukasi dan Simulasi di MPLS SMP-SMK Laboratorium Jakarta

Cegah Kebakaran Sejak Dini: Damkar Duren Sawit Beri Edukasi dan Simulasi di MPLS SMP-SMK Laboratorium Jakarta

Cegah Kebakaran Sejak Dini: Damkar Duren Sawit Beri Edukasi dan Simulasi di MPLS SMP-SMK Laboratorium Jakarta

SinarLIMA: “Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh, Pak.

Ardiansyah: “Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.

sinarLIMA: “Saya dari media SinarLIMA bersama Bapak Ardiansyah, Komandan Pemadam Kebakaran Kecamatan Duren Sawit. Pak, hari ini sedang ada kegiatan sosialisasi di MPLS SMP dan SMK Laboratorium Jakarta ya? Kegiatan ini berlangsung berapa hari, Pak?

Ardiansyah: “Betul, hari ini saja. Kami jadwalkan selesai nanti jam 12.00 pas makan siang.

SinarLIMA: “Bagaimana teknik pelaksanaannya di lapangan nanti, Pak?

Ardiansyah: “Biasa, para siswa kami berikan pengetahuan dasar. Bagaimana tindakan pertama saat terjadi kebakaran, dan kiat-kiat melakukan pemadaman secara dini sebelum api membesar.

SinarLIMA: “Ini memang program rutin dari dinas atau permintaan dari sekolah, Pak?

Ardiansyah: “Ini murni permintaan dari pihak sekolah. Dan untuk sekolah ini, ini adalah kali pertama kami mengadakan sosialisasi di sini.

SinarLIMA: “Menurut Bapak, seberapa penting edukasi seperti ini untuk anak-anak sekolah?

Ardiansyah: “Sangat perlu! Di usia-usia mereka ini, penting sekali untuk mengenal tugas dan fungsi pemadam kebakaran. Selain itu, agar mereka tahu apa yang harus dilakukan jika terjadi kebakaran di rumah atau lingkungan sekitar, sehingga bisa ditanggulangi sedini mungkin sebelum petugas kami tiba di lokasi.

Ratusan siswa baru SMP dan SMK Laboratorium Jakarta mendapatkan edukasi tentang pencegahan bahaya gempa dan kebakaran dari sektor Damkar Duren Sawit 

Personil dan Wilayah Tugas

SinarLIMA: “Untuk sosialisasi hari ini, ada berapa personil yang diturunkan?

Ardiansyah: “Kami membawa 5 orang personil dari Sektor Kecamatan Duren Sawit. Kantor kami di Kalimalang, khusus melingkupi wilayah Kecamatan Duren Sawit saja.

Penyebab Kebakaran dan Tantangan di Lapangan

SinarLIMA: “Selama Bapak bertugas, seberapa sering menghadapi situasi berbahaya dan wilayah mana yang paling sulit ditangani?

Ardiansyah: “Sering sekali. Contohnya saat kami membantu pemadaman di Pasar Senen dan Tanah Abang, itu apinya bisa bertahan sampai beberapa hari. Yang tersulit itu biasanya di area pasar dan pemukiman padat yang belum tertata, seperti kejadian di Gotong Royong, Pondok Bambu belum lama ini. Aksesnya padat sekali, itu kendala utama kami.

SinarLIMA: “Umumnya, apa sih Pak penyebab utama kebakaran yang sering ditemui?

Ardiansyah: “Paling banyak itu korsleting listrik. Lalu kelalaian manusia seperti anak-anak main api, main bensin, petasan, kembang api, puntung rokok yang kena kasur, hingga kebocoran gas LPG. Jadi memang sebagian besar karena human error.

Pesan Penting Komandan Ardiansyah: “Kebakaran itu tidak langsung tiba-tiba menjadi besar, kecuali ada ledakan. Semua dimulai dari api kecil. Jika kita tahu cara penanganan yang benar dalam hitungan detik pertama, bencana besar bisa dihindari.”

Tips Edukasi: Penanganan Kebakaran Listrik vs Kebakaran Gas

SinarLIMA: “Nah, tadi Bapak menyebutkan soal korsleting listrik dan gas. Bagaimana cara penanganan dini yang benar?

Ardiansyah:

  • Kebakaran Listrik:

    PENTING: Jangan sekali-kali disiram pakai air! Air bisa menghantarkan arus listrik dan menyebabkan kita tersetrum atau memicu korsleting baru yang lebih parah. Gunakan APAR jenis powder, pasir, atau tanah kering.

  • Kebakaran Kompor/Gas:

    Gunakan kain atau karung goni yang sudah dibasahi air, lalu tutup penampang yang terbakar hingga rapat untuk memutus rantai oksigen (segitiga api).

Sistem Pengajuan Sosialisasi untuk Masyarakat

SinarLIMA: “Apakah sosialisasi ini hanya untuk sekolah saja, Pak?

Ardiansyah: “Tidak, masyarakat umum juga bisa. Ini bahkan program pemerintah dari tingkat Dinas ke Sudin. Caranya, pihak RT/RW mengajukan permohonan ke Kelurahan. Nanti Kelurahan yang meneruskan ke Damkar. Satgas kami yang akan menjemput bola, menentukan hari dan waktunya. Jadi tidak perlu langsung datang berbondong-bondong ke kantor kami.

SinarLIMA: “Apakah program ini efektif menekan angka kebakaran?

Ardiansyah: “Sangat efektif. Berkat sosialisasi yang gencar, masyarakat jadi lebih paham pencegahan dini. Data tahun 2026 ini menunjukkan angka kasus kebakaran lebih kecil dan lebih terkendali dibanding tahun lalu. Kalaupun ada kebakaran, skalanya kecil-kecil dan cepat diatasi.

Mengenal Layanan Darurat dan Kesiapan Damkar

SinarLIMA: “Jika ada kondisi darurat, ke mana masyarakat harus menghubungi?

Ardiansyah: “Langsung hubungi nomor darurat 112. Ini layanan 24 jam bebas pulsa, bisa untuk kebakaran maupun penyelamatan (rescue) lainnya. Di Kecamatan Duren Sawit sendiri kita punya 5 pos: Pos Duren Sawit, Pondok Kopi, Pondok Kelapa, dan kantor Sektor di Kalimalang.

SinarLIMA: “Bagaimana dengan kesiapan armada dan pasokan air saat bertugas?

Ardiansyah:

  • SOP Armada: Untuk kebakaran rumah tinggal, standar minimal yang meluncur adalah 4+1 (4 unit mobil pompa dan 1 unit pendukung). Jika merembet, kita tambah unit secara estafet.

  • Kesiapan Air: Setiap mobil pompa yang sedang standby di pos wajib dalam kondisi air penuh. Kami juga bisa menyedot air dari sungai terdekat seperti BKT atau Kalimalang menggunakan pompa portabel kami jika sumber air utama jauh.

  • Siaga 24/7: Kami tidak mengenal hari libur. Hari Raya Lebaran pun kami tetap piket bergantian secara penuh.

Ingin Jadi Petugas Damkar? Ini Syaratnya!

SinarLIMA: “Pasti ada di antara adik-adik sekolah ini yang terinspirasi ingin jadi petugas damkar. Ada bocoran persyaratannya, Pak?

Ardiansyah: “Tentu! Ini profesi yang mulia. Syarat utamanya:

  • Tinggi badan minimal 165 cm.

  • Fisik harus segar dan bugar.

  • Mental baja dan tidak takut ketinggian.

  • Pendidikan minimal SMA/SMK sederajat.

  • Usia minimal 17-18 tahun (sudah punya KTP) hingga maksimal 30 tahun.

  • Pendaftaran dilakukan secara online melalui Pemda DKI Jakarta.

SinarLIMA: “Tugas ini kan berisiko tinggi ya, Pak. Pernah ada kejadian fatal yang dialami personil?

Ardiansyah: “Pekerjaan kami memang taruhannya nyawa. Tahun 2006 lalu di Tambora, dua rekan saya gugur karena tertimpa reruntuhan bangunan saat pemadaman di pemukiman padat. Risiko tertimpa material roboh itu memang sangat besar. Tapi alhamdulillah, pimpinan selalu memberikan dukungan penuh, baik jaminan keselamatan maupun apresiasi atas pengorbanan kami.

Pesan & Motivasi untuk Generasi Muda

SinarLIMA: “Terakhir Pak, apa pesan atau motivasi untuk adik-adik kita di SMP & SMK Laboratorium Jakarta?

Ardiansyah: “Pesan saya untuk adik-adik sekalian:

  1. Jangan lupa ibadah, berbakti kepada orang tua, dan belajar yang rajin untuk meraih cita-cita kalian.

  2. Jangan sekali-kali bermain api, korek, petasan, atau kembang api, terlebih sekarang sedang musim kemarau di mana api sangat cepat merambat.

  3. Bantu orang tua mengawasi rumah, pastikan kompor benar-benar mati setelah memasak dan jangan ditinggal saat sedang memasak air.

  4. Jika melihat kebakaran, jangan panik, segera laporkan ke orang dewasa dan hubungi 112!

sin5arLIMA: “Luar biasa sekali penjelasannya. Terima kasih banyak atas waktunya, Pak Ardiansyah. Semoga bapak dan seluruh personil Damkar selalu diberikan kesehatan dan keselamatan dalam bertugas.

Ardiansyah: “Amin, amin Yabal Alamin. Terima kasih kembali.

SinarLIMA: “Wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh.”

Ardiansyah: “Waalaikumsalam warahmatullah wabarakatuh.”

 

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA