Jakarta — Semangat kemerdekaan masih terasa hangat di Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta. Pada Sabtu (29/8/2026), telah dilaksanakan acara pembagian hadiah kepada para santri yang berhasil meraih prestasi dalam berbagai perlombaan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Acara pembagian hadiah berlangsung dengan penuh keceriaan dan kebersamaan di Masjid Hamzanwadi, Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta. Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Pondok Pesantren Nahdlatul Wathan Jakarta, Dr. H. Miftahuddin LC, MA, serta para asatiz yang turut memberikan dukungan kepada para santri. Seluruh rangkaian acara berjalan dengan baik, tertib, dan lancar.
Sebelumnya, para santri telah mengikuti berbagai perlombaan yang dikemas secara menarik dan edukatif. Perlombaan tersebut meliputi futsal, adzan, air pincang, bola kardus, balap kardus, makan kerupuk, joget bola, balap terong, estafet terong, serta estafet sedotan.
Beragam lomba tersebut tidak hanya bertujuan untuk memberikan hiburan, tetapi juga menjadi sarana pendidikan dan pembentukan karakter bagi para santri. Kegiatan perlombaan memberikan kesempatan kepada santri untuk beristirahat sejenak dari rutinitas pembelajaran sekaligus membangun suasana kebersamaan, kekompakan, kreativitas, dan sportivitas.
Selain itu, terdapat pula nilai edukatif dalam beberapa perlombaan yang berkaitan dengan materi keagamaan yang telah dipelajari para santri. Lomba adzan misalnya, menjadi sarana untuk mengulang sekaligus mengasah kembali kemampuan santri dalam bidang keagamaan. Dengan demikian, kegiatan memeriahkan kemerdekaan tidak sekadar menjadi hiburan, tetapi juga dapat menjadi media pembelajaran yang menyenangkan.

Pihak pondok berharap kegiatan semacam ini dapat memberikan pengalaman positif bagi para santri. Perlombaan diharapkan mampu meningkatkan semangat, rasa percaya diri, kreativitas, serta mempererat persaudaraan antarsantri.
Lebih dari itu, momentum peringatan kemerdekaan di lingkungan pesantren diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur dan kecintaan para santri kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. Para santri sebagai generasi penerus bangsa diharapkan tidak hanya memiliki kemampuan dalam bidang ilmu agama dan pendidikan, tetapi juga memiliki semangat kebangsaan serta kesadaran untuk mengisi kemerdekaan dengan kegiatan-kegiatan yang positif.
Pembagian hadiah pun menjadi penutup yang membahagiakan dari rangkaian perlombaan. Senyum dan kegembiraan para santri yang menerima hadiah menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang sederhana, edukatif, dan penuh kebersamaan.
Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Terus belajar, terus berkarya, dan terus tumbuhkan semangat cinta tanah air di kalangan generasi muda.




