Sinar5news.com – Lotim – Konferensi Cabang Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Cabang Nusa Tenggara Barat(NTB) telah dibuka oleh Gubernur NTB yang diwakili oleh Kabiro Humas Pemprov NTB Najamuddin Amy,S.Sos,MM di Kampung Inggris Desa Tetebatu Selatan Kecamatan Sikur, Kabupaten Lombok Timur. Sabtu(29/02/2020).
Dalam kata sambutannya Najamuddin Amy mengajak para wartawan untuk bersinergi dan berkolaborasi mengabarkan NTB ini menjadi tempat yang aman dan nyaman melalui pemberitaan yang positif dan berimbang karena pemberitaan yang positif dan berimbang sangat menentukan masa depan NTB.
Ia juga menambahkan dunia pers sebagai pilar demokrasi keempat yang mencerdaskan, para wartawan dituntut untuk terus meningkatkan kapasitasnya.
Profesi wartawan harus betul-betul menjadi acuan bagi ikhtiar mewujudkan kecerdasan masyarakat.
“Saya setuju uji kompetensi wartawan itu harus segera dilaksanakan,dengan diikutinya UKW(Uji Kompetensi Wartawan) maka wartwana akan memiliki kompetensi yang baik dan mampu memenuhi criteria demokrasi yang mencerdaskan masyarakat,” Ungkapnya.

Najamuddin Amy berharap kepengurusan dan kepemimpinan PWI NTB yang terbentuk mampu mengintegrasikan seluruh kekuatan yang dimiliki oleh para wartawan dari seluruh Nusa Tenggara Barat. Dan kerjasama harus ditingkatkan dengan seluruh stakeholder tidak hanya dengan pemerintah tetapi juga dengan dunia usaha lainnya.
Dalam proses penentuan calon ketua, dilakukan dengan pola musyawarah mufakat, sehingga pada saat pencalonan hanya H.Nasruddin (Wartawan senior RRI Mataram) yang siap untuk menjadi calon Ketua PWI NTB. H.Nasruddin juga menjabat sebagai PLT PWI Cabang NTB semenjak Ketua PWI NTB H.Sukiman terpilih sebagai Anggota DPD RI. Jumlah angggota PWI NTB yang memiliki hak suara hanya 36 orang.
Sementara itu Ketua Dewan Pembina PWI NTB, H Ismail Husni (Direktur Lombok Post) mengungkapkan, terbentuknya pengurus PWI NTB yang baru ini sebagai tonggak awal melangkah lebih kencang dari sebelumnya. Dia meyakini PWI NTB tidak terpuruk lagi.
“Pengurus baru ini sudah menandatangani pakta integritas dan kami yakin akan bekerja semaksimal mungkin membawa PWI NTB menjadi lebih profesional dan bermartabat,” ungkapnya.
Pada acara tersebut hadir juga Ahmad Munir dari PWI Pusat dan berharap banyak kepada pengurus baru agar sesegera mungkin membangun kantor kesekretariatan. Tugas utama menjadi prioritas pengurus terpilih dalam mengakselerasi koordinasi antar pengurus lainnya.
“Sesuai khittah PWI, jelasnya, lembagai ini harus membentuk wartawan profesional dan akan menjadikan wartawan yang sehat,”Harap Munir.

Di lain sisi, Munir juga berjanji bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) akan dilaksanakan di masing-masing wilayah di kabupaten/kota NTB.
PWI NTB dapat memberikan pendampingan dan literasi baru bagi keberadaan wartawan yang baru dalam menjaga ekosistem sistem pembinaan. Sehingga menjadi wartawan yang baik dan profesional.
“Inilah tantangan kita bersama. Kita ini bergerak dalam dunia disterupsi baik secara kelembagaan maupun SDM-nya. “Jaga kerukunan dan kekompakan. Itu kunci utama,” Pungkas Munir.(Bul)




