Sedangkan wartawan senior Kompas yang juga anggota Dewan Pers Arif Zulkifli dalam penyampaian materinya mengatakan dalam penyajian tulisan atau karya jurnalistik yang ada kaitannya dengan pemilu cendrung berat sebelah atau tidak netral.
“Kita tahu memiliki media di Indonesia saat ini, sama mudahnya dengan membuat warung,kita daftarkan perusahaan media kita menjadi PT maka kita sudah bisa memiliki media. Dan ada kebebsan untuk memiliki media oleh siapapun termasuk oleh para politisi atau pejabat boleh saja. Tidak ada larangan sama sekali.
Jadi media tidak bisa diukur netralitasnya dari ouner ship(Pemilik Perusahaan Media). Ada juga media yang tidak terkait dengan partai politik tetapi ikut riuh rendah dengan dengan polarisasi diantara dua kubu.
Untuk itu menurut Arif Zulkifli dalam penyajian karya jurnalistik atau tulisan dari teman-teman wartawan hendaknya harus mengandung tiga unsur sehingga keluar hasil karya jurnalis yang berimbang diantaranya tulisan mengandung netralitas,obyektifitas dan Independent. (Bul).



