Imam As-Syafii rahimahullah berwasiat :
*مَنْ أَحَبَّ أَنْ يَقْضِيَ لَهُ بِالْحُسْنَى, فَلْيُحْسِنْ*
*بِالنَّاسِ الظَّنَّ*
*“Barangsiapa yang ingin Allah menganugrahkan baginya husnul khootimah maka hendaknya ia berhusnudzon kepada.orang-orang”*
Imam Syafii juga mengingatkan bahwasanya berbaik sangka kepada orang lain akan menjauhkan seseorang dari banyak kedzoliman dan dosa besar yang muncul dari berburuk sangka, seperti ghibah dan namimah, serta praktek pemboikotan/hajr yang keliru..dll.
Selain itu orang yang mampu senantiasa untuk berhusnudzon maka akan senantiasa memiliki hati yang lembut…sayang kepada saudaranya…jauh dari hasad….tidak merendahkan orang lain
*TANDA ORANG BAIK , ARIF DAN BIJAK SANA_*
. *_Wajhu Mumbasyar_* (Wajah yang senantiasa menggembirakan) : Dia memiliki penampilan diri yang menyenangkan bila dipandang, murah senyum, hangat percakapan, dan kehadirannya senantiasa dirindukan.
. *_Lisanun Na’imah_* (Tutur bahasa yang indah) : Dia memiliki bahasa yang indah meskipun sederhana, mudah difahami dan tidak membuat orang tersinggung
*_Qolbur Rahmah_* (Hati yang menyenangkan) : Hati adalah cerminan sikap peribadi seseorang. Sikap dan perilakunya memberikan rahmat bagi sekitarnya. Kehadirannya memberi manfaat, kata-kata yang terucap berfaedah buat yang mendengarnya.
*_Shodrul Muftihah_* (Lapang dada) : Jiwanya terbuka, jujur, berterus-terang, dan bertoleransi. Arif menghadapi suasana gembira dan sedih, bijaksana dalam mengambil keputusan.
. *_Yadul Muftihah_* Tangan senantiasa terbuka selalu senang membantu siapa saja, bahkan tanpa diminta pun akan peka untuk membantu.





