Mahakarya di Ujung Pena: Momentum Hangat Penyerahan Buku ke-22 Tafsir Pendekatan Syair kepada Direktur SinarLIMA
Oleh: Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM
Alhamdulillah, puji syukur yang setinggi-tingginya dan sedalam-dalamnya kehadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala.
Sebuah perjalanan spiritual yang melintasi ruang waktu akhirnya mencapai puncaknya yang syahdu. Di tengah gemuruh kesibukan menunaikan amanah mulia sebagai seorang pendidik, di sela-sela mengajar dan membimbing generasi muda, serta di balik deretan tantangan yang menguji keteguhan hati, Allah SWT memberikan kurnia-Nya yang tak terhingga. Buku ke-22 saya yang telah lama dinanti-nanti, “Tafsir Pendekatan Syair Juz 1: Surat Al-Fatihah dan Al-Baqarah Ayat 1-141”, kini telah purna dan resmi diserahkan langsung pada Jumat, 29 Mei 2026 di kediamannya yaitu Kp. Pisangan, Penggilingan Cakung Jakarta Timur kepada Direktur Media SinarLIMA (Sinar5News.com), Dr. H. Muslihan Habib, MA.
Momen penyerahan buku ini bukan sekadar prosesi formal, melainkan sebuah simfoni rasa syukur atas jalinan dakwah literasi yang kokoh. Sebagaimana diketahui, bait-demi-bait syair dalam buku ini lahir dan tumbuh bersama pembaca SinarLIMA. Dimulai dari goresan pertama Surat Al-Fatihah ayat 1 pada tanggal 11 Februari 2023, hingga bait terakhir diselesaikan pada 11 Mei 2026. Melalui perenungan, pengumpulan, dan editing intensif selama dua minggu, buku ini akhirnya utuh sempurna pada 22 Mei 2026.
Sambutan Penuh Antusias dan Getaran Rasa dari Sang Direktur
Saat naskah dan buku ke-22 ini diserahkan, suasana seketika diliputi rasa haru dan takzim. Dr. H. Muslihan Habib, MA selaku Direktur SinarLIMA sekaligus sebagai Rektor Institut Agama Islam Al Aqidah Al Hasyimiyyah Jakarta menyambut karya ini dengan penuh antusias, senyum kebahagiaan, dan rasa syukur yang mendalam. Bagi beliau, buku ini bukan sekadar tumpukan kertas beraksara, melainkan sebuah permata literasi yang lahir dari ketulusan hati seorang guru.

Dalam untaian kalimat sambutannya yang sarat akan makna, Dr. H. Muslihan Habib, MA menyampaikan apresiasi yang sangat tinggi. Beliau memandang kehadiran buku ini sebagai oase spiritual yang sangat penting. Di tengah riuh rendahnya kesibukan manusia mengejar aktivitas duniawi, buku ini hadir membawa angin segar—sebuah lentera pencerahan yang mampu mencerdaskan akal sekaligus membasuh jiwa umat.
Beliau dengan penuh antusias menegaskan bahwa karya ini akan menjadi salah satu rujukan terpenting dan literatur yang sangat dicari oleh siapapun. Mulai dari para pelajar yang sedang mencari hakikat, santri yang mendalami samudra ilmu, para dosen di menara gading akademis, hingga masyarakat awam yang merindukan kedekatan dengan kalamullah. Pendekatan syair yang digunakan dinilai sebagai langkah jenius dan indah, mampu menyentuh relung kalbu yang paling dalam dengan cara yang berbeda.

Sebagai pimpinan media, beliau juga merasa bangga karena buku ini menjadi produk nyata dari SinarLIMA yang ikut serta melestarikan budaya tulis-menulis yang terdokumentasi dengan baik. Sembari memeluk buku tersebut, beliau mengucapkan selamat atas terbitnya karya monumental ini—sebuah buku yang diyakini akan sangat menarik, penuh inspirasi, dan menjadi pijakan kokoh dalam menafsirkan Al-Qur’an dari sisi seni sastra.
Menatap Al-Qur’an Melalui Jendela Seni Sastra
Tujuan utama ditulisnya buku ke-22 ini adalah sebuah kerinduan agar siapa saja yang membacanya dapat merasakan betapa Al-Qur’an itu memiliki getaran iman, getaran hidayah, dan getaran inspirasi yang begitu dahsyat. Melalui untaian syair, keindahan bahasa langit di bumi ini didekatkan ke dalam rasa kemanusiaan kita. Harapannya, Al-Qur’an tidak sekadar dibaca, melainkan menjelma menjadi satu-satunya landasan berpijak dalam menata kehidupan kita sehari-hari, agar hidup yang singkat ini menjadi benar, bermanfaat, dan produktif.
Sebuah Refleksi Keikhlasan
Melalui momentum penyerahan ini, terbukti sudah bahwa keterbatasan waktu dan padatnya jadwal mengajar bukanlah alasan untuk berhenti mengukir karya. Ketika sebuah niat diikat karena Allah, maka setiap tantangan akan berubah menjadi bentangan jalan kemudahan.
Terima kasih yang mendalam kepada Dr. H. Muslihan Habib, MA atas sambutan hangat dan dukungannya yang luar biasa, serta kepada keluarga besar SinarLIMA yang telah menjadi rumah bagi karya-karya saya. Semoga buku ke-22 ini menjadi saksi amal saleh di akhirat kelak, mengalirkan pahala yang tiada putus, serta mampu mencerahkan jiwa dan mencerdaskan akal setiap insan yang membaca lembar demi lembarnya.
Selamat membaca, mari rengkuh getaran hidayah lewat indahnya syair Al-Qur’an.
DATA PENULIS
-
Nama: Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM (Ust. Amrullah)
-
Profesi: Jurnalis Sinar5News.com & Guru BK (SMP NW/Lab Jakarta)
-
Dakwah: Khatib Jum’at DKI Jakarta & Bekasi, Penulis Naskah Khutbah Nasional.
-
Spesialisasi: Penggagas Metode Al Akrom (5 Jam Bisa Baca Al-Qur’an) & Pengajar Tahsin/Tafsir.
-
Karya: Penulis puluhan buku & Pencipta 12 album lagu religi.
-
Media: YouTube: Abu Akrom Channel & SinarLIMA TV
-
Kontak: 0878-8727-0732





