Program Kolaborasi “Excellent Course” dan Pengembangan Bahasa Inggris di SMP Laboratorium Jakarta

Program Kolaborasi “Excellent Course” dan Pengembangan Bahasa Inggris di SMP Laboratorium Jakarta

 

Program Kolaborasi “Excellent Course” dan Pengembangan Bahasa Inggris di SMP Laboratorium Jakarta

Hari/Tanggal: Jumat, 24 Juli 2026

Waktu: Pukul 10.00 WIB

Tempat: SMP Laboratorium Jakarta

Pewawancara (Kru Media SinarLIMA): Redaksi / Jurnalis SinarLIMA

Narasumber:

  • Mis Kia (Perwakilan Excellent Course / Pengajar dari Bekasi)

  • Mis Tasya (Tim Pengajar Excellent Course)

  • Mis Rani (Tim Pengajar Excellent Course)

Pengantar

SinarLIMA berkesempatan melakukan wawancara eksklusif di SMP Laboratorium Jakarta terkait program baru kerja sama ekstrakurikuler bahasa Inggris yang dihadirkan oleh lembaga kursus “Excellent Course” asal Bekasi.

Program yang menyasar siswa tingkat SD hingga SMP ini dirancang untuk mendongkrak kemampuan dasar (basic), keterampilan berbicara (speaking), serta rasa percaya diri (confidence) siswa. Berikut petikan hasil wawancara selengkapnya:

Petikan Wawancara

SinarLIMA:

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh. Selamat pagi, Mis Kia Bisa dijelaskan, program apa saja yang berjalan khususnya terkait kerja sama dengan sekolah-sekolah?

Mis Kia:

Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh. Kami dari Excellent Course asal Bekasi memiliki beberapa program unggulan, di antaranya adalah Partner School dan Holiday English.

Untuk program Partner School saat ini posisinya kebanyakan di wilayah Bekasi dan Bekasi Utara, salah satunya di lingkungan sekolah Muhammadiyah (seperti di Muhammadiyah 08) untuk anak-anak tingkat sekolah dasar kelas 1 sampai 6. Program ini fleksibel, disesuaikan langsung dengan kebutuhan pihak sekolah dan kemampuan siswanya. Ada yang memulai dari tingkat dasar (basic), ada yang fokus di speaking, hingga pembangunan rasa percaya diri (confidence).

SinarLIMA:

Bagaimana dengan format kelas dan penentuan kurikulumnya? Apakah disamakan atau melihat kondisi siswa terlebih dahulu?

Mis Kia:

Karena ini baru pertama kali berjalan, kita lihat dulu kemampuan dasar anak-anak. Beberapa sudah ada yang paham, tapi ada juga yang masih di tahap awal. Jadi, pendekatannya disesuaikan: kalau kemampuan dasarnya masih kurang, kita genjot di basic dan speaking-nya.

Mengenai nama program di sekolah, umumnya disebut sebagai English Club atau ekstrakurikuler bahasa Inggris. Jumlah pesertanya tidak dibatasi secara kaku, bisa sistem kelompok (group) maupun personal. Untuk durasinya, khusus untuk kegiatan school di tingkat SMP biasanya dijadwalkan sekali seminggu selama dua jam, sementara untuk tingkat SD bisa lebih intensif atau menyesuaikan kebutuhan sekolah.

SinarLIMA:

Bagaimana dengan respon atau First Impression dari anak-anak di SMP Laboratorium Jakarta ini mengingat ini adalah program yang baru bagi mereka?

Mis Tasya (Tim Pengajar):

Alhamdulillah, first impression-nya sangat positif. Mostly anak-anak terlihat sangat semangat dan antusias karena ini sesuatu yang baru bagi mereka. Memang ada beberapa anak yang masih pemalu atau pendiam dan belum mau aktif ngobrol, tapi itu wajar. Kami optimis mereka bisa berkembang pesat ke depannya.

Para peserta didik SMP Laboratorium Jakarta dengan antusias mengikuti kegiatan dari excellent course dan berusaha untuk dapat berbahasa Inggris

Dalam menghadapi anak-anak, pendekatannya tentu berbeda-beda. Kalau anak SD masih sangat energik dan penuh semangat. Untuk anak SMP, pendekatannya harus lebih serius, fokus, dan matang karena ini adalah masa-masa penting bagi mereka.

SinarLIMA:

Lalu, bagaimana bentuk evaluasi berkala untuk mengukur sejauh mana perkembangan dan kemampuan siswa selama mengikuti program ini, Mis Rani atau Mis Kia?

Mis Rani:

Evaluasi berjalan secara kontinyu. Pada tahap awal, kita selalu adakan general check-up atau interview untuk memetakan kemampuan siswa. Selanjutnya, evaluasi kinerja dan progres anak-anak bisa dilihat dari daily test (tes harian), ujian tengah/akhir semester yang terintegrasi dengan program sekolah, serta asesmen khusus dari lembaga kami.

Nanti di akhir program, siswa juga akan mendapatkan sertifikat resmi dari Excellent Course yang dapat berguna untuk menunjang portofolio akademik mereka ke depan.

SinarLIMA:

Selama mengajar dan beradaptasi dengan lingkungan baru di sini, apakah ada kendala yang dirasakan, serta bagaimana cara mengantisipasinya?

Mis Kia:

Karena ini pertemuan perdana, kendala yang berarti belum terlalu terlihat. Tantangan utamanya tentu karena ini bahasa asing, jadi kadang ada siswa yang masih malu-malu bersuara. Cara kami menyikapinya adalah dengan pendekatan persuasif, sering-sering menegur dengan ramah, mengingatkan untuk memperhatikan guru, dan membiasakan mereka untuk lebih berani bersuara (please attention).

Ke depannya, para tutor akan terus berkoordinasi, termasuk melalui sesi briefing rutin bersama pimpinan lembaga dan pihak sekolah untuk memetakan penyesuaian materi—apakah siswa sudah siap masuk ke zona grammar atau fokus pada penguatan percakapan sehari-hari.

SinarLIMA:

Terakhir, bagaimana harapan dan pesan dari Excellent Course untuk para siswa di Sekolah Laboratorium Jakarta?

Mis Kia & Tim:

Pesan kami, anak-anak harus lebih percaya diri lagi karena kebanyakan potensi suaranya sebenarnya ada, hanya perlu sedikit dorongan. Tiga kunci utamanya: pertama, berani mencoba dan senang dengan pelajarannya; kedua, mulai belajar dan dibiasakan secara konsisten; dan ketiga, insyaallah hasil akhirnya akan sukses dan bermanfaat bagi masa depan mereka. Kami optimis anak-anak di sini bisa sukses menguasai bahasa Inggris dengan baik.

SinarLIMA:

Demikian wawancara khusus Kru Media SinarLIMA bersama tim Excellent Course di Sekolah Laboratorium Jakarta. Terima kasih atas waktunya.

(Wawancara ditutup dengan salam: Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh)

Marolah Abu Akrom, S.Ag MM (Jurnalis media SinarLIMA dan guru BK SMP Laboratorium Jakarta)

 

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA