Guru BK SMP Laboratorium Jakarta,  Ikuti Webinar Pencegahan Kekerasan: Wujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Nyaman

Guru BK SMP Laboratorium Jakarta,  Ikuti Webinar Pencegahan Kekerasan: Wujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Nyaman

Guru BK SMP Laboratorium Jakarta,  Ikuti Webinar Pencegahan Kekerasan: Wujudkan Lingkungan Pendidikan yang Aman dan Nyaman

JAKARTA — Guru Bimbingan dan Konseling (BK) SMP Laboratorium Jakarta, Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM (Ust. Amrullah), aktif mengikuti kegiatan Webinar Series #5: Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan yang diselenggarakan oleh Suku Dinas PPAPP Kota Administrasi Jakarta Timur pada Senin, 27 Juli 2026.

Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting ini dimulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB. Webinar ini menghadirkan narasumber kompeten di bidangnya, yakni Vitria Lazzarini Latief, M.Psi., Psikolog dan Nyi Mas Diane W., S.Psi., M.A., dengan mengusung tema utama “Pendidik Hebat, Tanpa Kekerasan: Ciptakan Ruang Belajar yang Aman.”

Bahaya Krusial dan Berbagai Jenis Kekerasan

Dalam sesi sosialisasi tersebut, ditekankan bahwa segala bentuk kekerasan amat sangat membahayakan bagi para peserta didik, baik secara fisik, psikis, maupun sosial. Dampak negatif dari kekerasan dapat merusak masa depan anak, mengganggu kesehatan mental, menurunkan motivasi belajar, hingga meninggalkan trauma mendalam yang berkepanjangan.

Oleh karena itu, pemahaman mendalam mengenai jenis-jenis kekerasan menjadi sangat penting bagi pendidik dan orang tua. Berbagai bentuk kekerasan yang diuraikan secara mendalam meliputi:

  • Kekerasan Fisik: Tindakan melukai atau menyiksa fisik peserta didik yang dapat menimbulkan luka atau rasa sakit.

  • Kekerasan Psikis/Emosional: Perundungan (bullying), penghinaan, intimidasi, atau kata-kata kasar yang merendahkan martabat anak.

  • Kekerasan Seksual: Setiap perbuatan merendahkan, menghina, melecehkan, atau menyerang tubuh, fungsi reproduksi, secara paksa maupun dengan memanfaatkan relasi kuasa, termasuk yang rentan terjadi di lingkungan sekitar. Isu krusial ini turut disinggung secara mendalam agar seluruh tenaga pendidik memiliki tingkat kewaspadaan yang tinggi.

  • Penelantaran: Pengabaian terhadap kebutuhan mendasar anak yang juga merupakan bentuk pelanggaran hak-hak anak.

Komitmen dan Manfaat Besar bagi Dunia Pendidikan

Sebagai seorang guru BK di SMP Laboratorium Jakarta, Marolah Abu Akrom, S.Ag, MM merasakan manfaat yang sangat besar dari keikutsertaannya dalam kegiatan ini. Menurutnya, materi yang disampaikan narasumber berhasil menambah wawasan yang sangat berharga terkait upaya pencegahan kekerasan terhadap anak.

“Kegiatan ini memberikan pencerahan luar biasa bagi kami sebagai pendidik. Kekerasan sekecil apa pun jangan sampai terjadi di sekolah kita, maupun di manapun berada di Indonesia tercinta ini. Mari bersama-sama kita wujudkan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan,” ungkapnya.

Melalui keikutsertaan dalam webinar ini, diharapkan para pendidik semakin siaga dan proaktif dalam mendeteksi potensi kekerasan sejak dini, serta mampu menciptakan ruang belajar yang kondusif, humanis, dan melindungi tumbuh kembang peserta didik secara optimal.(Red/Amr)

Baca Selanjutnya

DARI PENULIS

BERITA TERKAIT

IKLAN

TERBANYAK DIBACA

BACA JUGA